Tiada habis waktuku mengingatmu …
Sejak aku berada dalam gulita di
rahim-mu…
Kau belai aku penuh kasih saying
Aku rela membagi setengah nafasmu …
setengah nutrisimu… setengah hidup mu….
Untuk ku…untuk ku…
Kau tabah meski setiap [agi kau
tersiksa dengan morning sick yang sungguh memualkan
Tapi kau tetep sabar …
Dan kau menikmmatinya…
Bunda…
Tiada henti aku mendoakan mu..
Ternyata aku belom berhenti menyusahkan
mu…
Saat kau harus hadapi kenakalandmi
kenakalam yang tlah kulakukan…
Mulai dari mengotori lantai,
mncoret-coter tembok,, bah kan memecahkan vas bunga kesayangan
Namun, sekali lagi kau akan tetap
mengeluh
Karena yang ada saat ini hanyalah
berjuta pengertian …
Oh sungguh beribu,..
berjuta…bermillyar… bahkan tak terhitung lagi kasih sayangyang kau curahkan…
Bunda ….
Betapa seluruh waktu hidupmu kan kau
korbankan untuk ku..
Tiada lagi yang selalu kau katakana
selain : ya habibati… la tusyrik billah..

Komentar
Posting Komentar