Langsung ke konten utama

Teruntuk Bapak dan Ibu



Bapak, ibu aku bangga pada kalian, terimakasih kalian  sudah membina, mendidik, membesarkanku sampai aku tumbuh menjadi gadis remaja berumur 22 tahun.
Ibu yang sudah mengandung selama 9 bulan, melahiran dengan taruhan nyawanya, menyusui selama 2 tahun, memandikan saat bayi, membersihkan dengan kelembutan saat buang air besar/kecil, rela begadang tengah malam ketika aku merengek minta ASI, selalu minta gendong.
Bapak yang sudah memberikan aku nafkah, memberikan perhatian ketika aku masih  bayi, rela begadang menggantikan ibu ketika ibu istirahat, paginya bekerja membanting tulang untuk membeli susu dan kebutuhanku.
Terimakasih bapak dan ibu atas pengorbananmu selama ini
Aku belum menjadi anak yang bisa membahagiakan kalian berdua, aku hanya bisa merepotkan kalian, meminta uang, meminta ini itu, menanggung seluruh kebutuhanku selama 22 tahun lebih ini.
Tapi kalian selalu memberiku tanpa mengeluh, berusaha memberiku yang terbaik, rela berpisah demi kebahagiaanku dan adik-adik.
Ibu yang selalu memberiku perhatian dikala aku sedang membutuhkan perhatian walau hanya lewat telpon, bapak yang selalu bekerja dari pagi sampai sore demi menangung kebutuhanku dan keluarga,
Jerih payah, keringat yang keluar dari tubuh ibu dan bapak semoga menjadi pahala, sehingga allah menyiapkan Surga Firdausy untuk kalian di akherat kelak, Aamiin
Hanya doa, doa dan doa yang kuselipkan dalam setiap sujudku, semoga bapak dan ibu selalu dalam lindunganNYA dimanapun berada dan selalu ada keberkahan dalam setiap langkah meniti kehidupan dunia ini,
Dan ijinkan aku membehagiakan mereka dengan risky yang engkau titipkan pada hambaMu ini ya rabb aamiin J


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...