Langsung ke konten utama

menyambut Ramadhan

tak terasa yaa. beberapa hari lagi bulan suci ramadan sudah di datang. 

bagaimana persiapannya? 
sudahkah menyusun target-target di bulan penuh berkah, nikmat dan ampunan ini?
seberapakah persiapan kita?

ramadhan bukan hanya puasa, tapi dibalik itu semua selalu ada makna 
merugilah kita jika hanya menahan lapar dan haus, 
bagi saya pribadi, bulan ini adalah bulan istimewa untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, gimana enggak? lah bulan ini kebaikan kita di lipat gandakan berkali-kali,di tutup pintu neraka, , sekali lagi ini lah Allah menunjukkan bahwa DIA MAHA PEMURAH. 

ada 3 persiapan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 
1. persiapan spiritual 
menghadirkan ramadhan di hati, melakukan ibadah sunnah, seperti puasa senin kamis, puasa rajab, puasa sya'ban, qiyamul lail, tilawatil quran, memperbanyak dzikir dan doa. 
dan Rasulullah berdoa sebelum datangnya ramadhan '' allahumma baariklana fi rajaba wa syabana wa balighna ramadhan'' --- Ya Allah berkahilah kami di bulan rajab dan syaban, dan sampai kami di bulan ramadhan (HR. Imam Ahmad)

2. persiapan intelektual (fikriyah) 
mempersiapkan diri dengan membaca dan ,mengkaji tentang hal-hal yang terkaut di bulan ramadhan misalnya keutamaan ramadhan, fiqh shiyam (puasa) atau ibadah lainnya yang terkait dengan ramadhan agar amaliyah ramadhan tidak sekedar aktifitas rutin tahunan aja tapi menjadi aktifitas yang berarti dari tahun tahun sebelumnya. 

3. persiapan fisik (jasadiyah)
menjaga kesehatanketika datang bulan ramadhan maka keadaan sehat sehingga dapat optimal dalam beribadah dan taqarrub kepada ALLAH

4. persiapan harta 
mempersiapkan sarana yang halal untuk bersedekah, dan untuk zakat. 

semoga ramadan tahun ini menjadi pembelajaran untuk menjalani hari-hari kedepannya, 
berbuat baik tidak hanya di bulan ramadhan, bulan bulan lain diharapkan lebih baik lagi. 

dan menyusun target adalah suatu hal yang harus dilakukan, 
saya pribadi ada target untuk bulan ini... bismillah semoga tercapai, ramadhan bisa mensucikan jiwa, melatih kesabaran, mengendalikan hawa nafsu, merasakan indahnya nikmat Alah, menumbuhkan rasa kepedulian, meningkatkan derajat iman. 
melatih diri menjadi orang yang lebih baik lagi dari hari hari sebelumnya, kita ga tau kan apa yang akan terjadi hari esok? mungkin kita tak bisa mencicipi nikmatNya ramadan, atau bahkan mungkin ramadhan tahun ini ramadhan terakhir di dunia ini, atau bahkan ramadhan berstatus single, alias tahun depan sudah ramadhan bersama suami, bertambah lagi keluarga, :)) 

ya kita tak tau hari esok

May Allah bless us this ramadhan 

Welcome Ramadhan . :)






Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...