Langsung ke konten utama

Baru Sadar

yaaa, baru sadar,,, itulah yang saya alami saat ini, setelah siklus hormon mengalami perbedaan dari beberapa tahun yang lalu (sebelum kuliah) dan seseudah kuliah sampai saat ini.
semenjak saya duduk di bangku kuliah kira-kira semester 3 atau 4 mengalami sikhlus hormon yang tak normal, siklus mentruasi yang tak beraturan sehingga mengharuskan saya harus memeriksakan kondisi ini ke dokterr obgyn. sering sekali, saking seringnya ke sana, sampai-sampai dokternya hafal,
kalau aku datang ''ada apa lagi dek, sama?''setelah di usg tidak terjadi apa-apa akan tetapi beliau selalu memberikan obat hormon untuk memicu siklusku normal. dimana obat hormon tersebut mahal harganya
bentuknya kecil tapi mahalnya tingkat langit.
beliau selalu memberi advise untuk tidak stres, harus banyak-banyak refresing, makan di kontrol dan cepet menikah.. duh yang advise terakhir itu yg belum siap hehe...sampai sekarang juga aku belum paham hubungan antara menikah dan hormon.
beberapa kali ke sana, advisenya selalu sama, dan terakhir kemarin untuk konsultasi beliau memberikan advise agar aku rajin berolahraga..
yaaa olahraga... oh men!!!
saya sudah hampir 4 tahun ini tidak pernah olahraga kecuali ketika akan naik gunung (1 bulan sebelum naik gunung selalu latihan fisik). selain itu tidak sama sekali, paling cuma bersih2 rumah (aku anggap olahraga) :D
dan aku baru sadar setelah uang di ATM mulai berkurang hanya untuk membeli obat hormon,
baru deh mikir dan sadar akan pentingnya olahraga.
kalau aku ga olahraga kemungkinan besar siklus hormon akan tetap sama,
daripada tiap 3 bulan sekali harus membeli obat hormon yang segitu mahalnya ya mending olahraga, murah dan badan menjadi sehat, kalau keliatan agak kurusan mah itu anggap aja bonus.

oke dan bismillah, aku  memutuskan mulai besok dan seterusnya setiap pagi jogging, sit up, push up dan lain-lain selama 30 menit lebih (ya minimal 3 atau 4 kali dalam 1 minggu). selain jogging untungnya dulu pas SMA pernah ikut karate, jadi bisa dibuat alternatif olahraga juga, mulai dari pemanasannya sampai kuda-kuda dan gerakan karate lainnya.

semoga istiqomah, ini demi kesehatan karena badan ini adalah titipan atau amanah dari Allah. maka harus kita yang menjaganya. mari hargai diri sendiri :)

Batu, 31 Agustus 2013
19.40




Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...