Langsung ke konten utama

qalbu

Jika memang dia bukan ditakdirkan untuk menjadi pendamping hidup hamba. 
Jangan biarkan hati ini selalu merindukan kehadirannya.
Bantulah hamba agar tidak memasukkan dia ke dalam pikiran dan hati hamba.
Tundukkanlah pesonanya dari pelupuk mata hamba.
Jangan biarkan dia mengukir dirinya pada setiap sudut hati hamba.

Tukarlah kerinduan dan keinginan yang membelenggu ini dengan kasih sayang-Mu.
Yang begitu suci dan murni serta meliputi semua makna dalam kasih sayang-Mu.
Bantulah hamba agar dapat menyayanginya sebagai saudara seiman yang diikat tali ukhuwah Islamiyah. 
Yang akan menjadi perekat demi tegaknya Agama-Mu.

Ya Allah.. Dzat Yang Maha Pengasih.

Jika Engkau memang menciptakan dia untuk menjadi pendamping hidup hamba.
Tolong bantu satukan hati kami. Bantu hamba untuk mencintainya. Bantu dia untuk mencintai hamba.
Tanpa melebihi cinta hamba kepada-Mu.Kepada Rasul Mulia-Mu dan Jihad di Jalan-Mu.
Anugerahkan pada hamba nilai kesabaran, niat tulus dan kebulatan tekad untuk menaklukkan hatinya.

Selimuti dirinya dengan kasih sayang-Mu yang Maha Luas tanpa batas.
Agar dia mampu mengerti dan menerima hamba apa adanya.
Untuk belajar saling mengisi dan melengkapi kekurangan serta bertahan dalam kebaikan.

Ya Allah.. Dzat Yang Maha Penyayang.

Tumbuhkan keyakina agar kami menjadi pasangan yang ikhlas berbagi suka dan duka.
Semata-mata hanya dalam bingkai harapan akan Ridha-Mu.
Ajari hamba mencantinya agar hamba semakin dekat kepada cinta-Mu.
Tuntunlah langkah hamba menuju cahaya-Mu yang Abadi.
Ajari hamba kesabaran dan kesetian kepada syariat-Mu.
Didalam masa penantian ini.
Sampai saat yang telah Engkau tetapkan bakal tiba waktunya.

Amin Ya Rabbal 'Alamin.

Sumber : Ketika Qalbu Bertasbih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...