Langsung ke konten utama

menuju RUMAH MU

InsyaAllah sebentar lagi Allah mengabulkan doa ku selama ini, keinginan untuk ke rumahNYA, sholat di masjidil Haram dan masjid Nabawi, insyaALLAH. 

sebenarnya tahun 2014 kemarin berangkat bersama bapak, tapi karena bapak bilang 
'' tunggu sampai 2015 saja sil, mungkin bisa dengan suami mu kamu ke sana''
dan ku tunggu lah sampai tahun 2015, tapi si suami belum juga menampakkan batang hidungnya, 

ibu dan bapak, dulu berharap aku menikah di tahun 2014, dan memang ibu sudah pernah menjodohkan dengan pilihannya, tapi lagi-lagi alasan ''belum sreg'' yang tak bisa di ungkapkan oleh kata. gimana ya jelasinnya, ya belum aja. sudah meminta petunjuk dariNya tapi tetep saja belum ada keyakinan, memang ibu sedikit kecewa, ibu sudah mencarikan seorang yang ibu anggap baik dan pantas mendampingi, tapi maaf ya bu...

sebenarnya bapak sudah menyiapkan hadiah untuk aku dan suami jika menikah tahun lalu, hadiah umroh berdua ke sana, 
dan aku baru tahu di awal tahun ini, baru kemarin 
bapak : kamu kalau menikah taun kemarin, bapak kasih hadiah pergi umroh sama suami mu, tapi ternyata kamu belum ada suami sampai sekarang, mau berangkat sendiri atau masih menunggu dia?
me : ohh... ya gimana lagi pak, dia belum juga datang, ngak aku ga mau menunda untuk ibadah, entah masih sendiri atau sudah ada pendamping hidup, aku mau kesana taun ini juga,  
bapak : ya udah gpp, biar di gantikan ibumu, ibu berangkat lagi kesana bersamamu, 
me : insyaAllah. 

### hei kau di manapun kau berada....coba kamu nikah sama aku tahun lalu, kita bisa umroh bareng tahun ini, tapi ternyata kau belum juga datang. hadiahnya hilang... aku berangkat dulu yaa,...
atau mungkin kamu udah duluan ke sana, hmmm ya sudah... sampai ketemu di waktu yang tepat ### 

tunggu cerita selanjutnya... 
To be continue.... 
Bismillah :) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...