Langsung ke konten utama

Bismillah

Bismillah... 

seperti biasa hari minggu sore ini saya mengikuti kajian rutin di At Taqwa batu...
dan sore itu Allah mempertemukan ku dengan adik kecil yang bernama Daniya, anak kelas 2 SD, 
berawal dari ku bertanya padanya 
''ke sini sama siapa dek?''
dia : sama abi mbak 

me : mau kemana kok mau pergi, 
dia, iya mau lihat abi dulu mba, aku malu kalau ga pake mukenah gede ketempat laki-laki...

me : masyaAllah... 

anak sekecil itu sudah mempunyai rasa malu, 
dulu sewaktu masih SD saya belum terfikir untuk memakai jilbab dan belum mempunyai rasa malu.
saya pun jadi terfikir, apakah nanti saya bisa mendidik anak menjadi sholeh dan sholehah?
semoga Allah dan suami ku nanti dapat membimbing kami... aamiin. 

sudahkah saya memiliki banyak amalan yang sudah dilakukan?
yang banyak menulis di catatan itu malaikat roqib atau Atid?
astaghfirullah...
selama beberapa bulan terakhir ini memang ada beberapa yang saya renungkan dan intropeksi...
tentang studi, tentang masa depan, amalana dunia untuk akherat, banyak sekali dosa saya. :(
saya memang harus benar-benar memperbaiki diri, bukan untuk apa... tapi mencari RidhoNya, karena Allah ta'ala
bekerja karena Alloh 
belajar karena Alloh
nikah karena Alloh
memperbaiki diri juga karena Allph 
Bismillah,,, semoga Alloh selalu membimbingku
amalan-amalan harian pun mulai saya list dan mulai saya lakukan 
mulai dari, 
sholat tahajud tilawah quran, melakukan sholat rawatib, sholat hajat, Dhuha, dzikir al ma'tsurat, sedekah, mengikuti kajian rutin di masjid. 

memang awalnya berat, tetapi jika sudah melakukan rutin selama satu mingggu insyaAllah alloh akan mudahkan. jika kita inign berhijrah dengan komitmen dan kemauan yang kuat, alloh akan mudahkan dan memperlancar... :)

coba saja deh :)
hati akan menjadi tenang 
lebih bisa memendam rasa emosi dan amarah 
lebih sabar, lebih kalem... lebih bisa berkhusnuzon
ya itu mungkin yang sekarang saya rasakan. 

kalau masalah pekerjaan jelas, harus tetap dikerjakan dan dijalankan, karena loyal terhadap pekerjaan adalah sesuatu bentuk ibadah bagiku (bukan loyal terhadap perusahaan atau instansi lho ya)
saya merasa lebih fokus, dan lebih dekat dengan Alloh, rasanya Allah malah makin mempermudah jalan saya, 
jika kita sudah berikan kewajiban dan hak untuk Alloh, maka alloh akan berikan diwaktu yang tepat keinginan kita. jadi dahulukan dulu hak alloh. 
profesionalitas terhadap Alloh. 

mungkin kelihatannya saya sekarang agak lebih banyak diam, tenang, dan menjaga.
menjaga wudhu, sehingga jarang sekali sya bersentuhan dengan bkan mahrom, 
menjaga dari fitnah,  jadi maaf ya teman teman... kemarin ada beberapa teman yang akan datang ke rumah, alias mampir 
dia bilang ''sil ada dirumah?'' 
me : iya , tapi aku sendiri, kau mau ke rumah?
dia : iya.. tapi aku sendiri 
me : maaf ya, mungkin kapan kapan kamu bisa mampir ke rumah ya kalau ada temen n adikku di rumah :) maaf yaa 

dan beberapa waktu lalu, ada teman yang kerja di Bali, suruh menjemput 
dia : sil, jemput dong, ketemuan kita
me : emang kau di mana?
dia : di malang besok, yuks ketemuan, 
me : berdua? 
dia : iya, kenapa?
me : aduh maaf yaaa... kalau aku ajak temen gimana ?
dia : lah kalau kamu ajak temen, aku sama siapa dong motornya?
me : ya aku bawa motor, n temenku bawa motor, setelah jemput kamu, kamu bawa motorku, aku bsama temenku boncengan
dia : hmmm... oke lah

dan kemarin ada seorang teman lagi yang telp kalau mau k malang
dalam hati... wikkk sendiran ni anak,, tapi ga enak mau nolak,,
pada akhirnya aku pun berdoa, ya alloh, aku hanya ingin taat kepadaMu, jangan kau uji aku dengan ini, plisss... bantu aku menjaga keistiqomaahan ini,
dan jeng jeng.... ada wasap masuk,,
''sil,, maaf ya, aku g jadi ke malang, kudu jagain adekku''
wow alhamdulillah terimakasih ya alloh :) 

begitupun jalan-jalan, saya sekarang lebih memilih mengajak teman perempuan jika ada teman laki-laki yang mengajak jalan. 
itu semua ku lakukan untuk menjajga dari fitnah dan menjaga dari gangguan setan, 
bukan untuk apa apa atau terlalu saklek. tapi memang seharusnya begitu bukan?
dan jaga karena saya ingin menjaga calon suami saya nanti...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...