Langsung ke konten utama

jejak tanah suci #umroh #part1

Bismillah...
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh... lamat tak menyapa blog ini..
semoga keberkahan selalu menaungi kita aamiin :)

Alhamdulillah... Alhamdulillah Alhamdulillah wasyukurillah..
akhirnya aku di beri kesempatan Allah untuk berkunjung di tanah suci (Madinah dan Mekkah)  untuk melaksanakan ibadah umroh.
tak menyangka secepat ini akan di panggil Allah ke Baitullah. alhamdulillah ya allah terimakasih banyak... tak ada kata yang lebih indah daripada sebuah doa kesyukuran atas nikmat yang ada :)

awal cerita, tahun maert 2013 entah kenapa keinginan ke Baitullah lebih kuat daripada menikah hehe... doa terus setelah sholat wajib maupun tahajjud, disholawatin terus, dan pada akhirnya akhir tahun 2014 bapak bilang '' mau umroh ga?''
waoowww... mau banget,,, tapi ketika itu masih mengurus koas dan akhirnya memilih waktu keberangkatan 16 mei 2015.
agak longgar dan di sana lagi musim panas.
travel yang aku ikuti namanya ''SAUDARAKU'' travel haji plus dan umroh.
enak deh pake travel ini, pas manasik di kasih koper gede, tas jinjing, tas kecil, mukenah.
dan pelayanan dari awal sampai akhir alhamdulillah memuaskan. 
Alhamdulillah persiapan sebelum keberangkatan pun selalu di permudah, mulai dari ngurus paspor, ngurus administrasi kebererangkatan sampai akhirnya berangkat pada hari jumat 15 mei 2015.
berangkat naik bus  bareng jemaah

alhamdulillah nyampek bandara juanda,,, dan jeng jeng jeng.... masih nunggu lama pesawatnya,,
tapi yang namanya ibadah kudu ikhlas kan dak boleh ''gersulo'' jadi ya walaupun nunggu tetep disi dengan berdoa, bukankan doa orang yang safar / dalam perjalanan itu di ijabah...

dan akhirnya pesawat datang juga,,, Alhamdulillah, kami pun berangat,
di dalam pesawat sekitar 10 jam... Allahuakbar,,, bingung mau ngelakuin apa... mulai dari baca al quran, dzikir, sampai lihat tv gonta ganti masih aja bosan... ya bayangin aja,, kanan kiri hanya bisa lihat awan, dan itu 10 jam di atas pesawat, masyaAllah, rasanya, kadang pesawat ada goncangan dikit aja, hari rasanya ''ser-ser'' dan saat itulah hanya bisa dzikir, takut kalau ada apa-apa... hehe

dan jeng jeng... Alhamdulillah 1 jam sebelum mendarat disugui pemandangan yang berwarna coklat. alias gurun pasir... subhanallah, indah dan merinding, hatiku berbicara.... Ya Alloh, aku sudah hampir masuk ke tanah Nabi,,, negara Saudi Arabia... seperti percaya ga percaya. dan nyampeklah di bandara King Abdul Aziz Jeddah.
syukur tak terkira kupanjatkan pada Alloh, bandara di sana ga seperti bandara di Indonesia. udah deh.. pokoknya gurun pasir, tumbuhan sangat sangat sedikit terlihat.
kami nyampek jeddah pukul 16.00 waktu arab saudi. kemudian dilanjutkan cek paspor dll antri sampai 1 jam. dan biasanya di sana dipisah antriannya antara orang melayu (indonesia, malaysia), timur tengah (mesir, iraq dll).
setelah urusan imigrasi beres kami langsung menuju masjid bandara untuk menunaikan sholat asar. koper-koper di bagasi udah di urus oleh pihak travel. *emang travel saudaraku TOP BGT... :D

selesai beberes semua, dan koper udah di angkut ke bus oleh kurirnya, kamipun langsung berangkat menuju madinah... MasyaAllah,.
hati ku berteriak... Allahuakbar,.. ini aku bener-bener mau ke tanah suci tempat nabi berhijrah, dzikir pun selalu terucap dalam perjalanan, tak terasa tetesan airmata membasahi pipi ini, betapa agungnya allah memanggil ku kesini, betapa baiknya Alloh membawaku kesini, betapa mulianya Alloh mengijinkanku yang banyak dosa ini ke tanah haram, ketanah.
MasyaAlloh,.. hatiku hanya bisa bersyukur dan bersyukur, tak ada kekalutan apapun, hanya tenang dan mikir, banyak dosa yang telah ku perbuat ya Alloh.
sampai madinah sekitar jam 10 malam. ketika masuk di tanah haram itu namanya perbatasannya adalah bukit Aqiq... ketika sampai perbatasan kita dipandu oleh mutowiff nya ( ust. hmm lupa namaya) beliau memimpin doa, doa memasuki kota madinah.
kata beliau, keberkahan kota madinah ini 2 kali kota mekkah. Allohuakbar.

sampailah aku dan jemaah lainnnya di hotel... setelah sampai pembagian kunci kamar kemudian diajak tour leader untuk diperlihatkan jalan menuju masjid Nabawi. 
ah ga ada 10 menit ternyata,,, sangat dekat...
dan kamu tau...
allohuakbar... aku tak menyangka, pertama melihatnya,,, begitu indah, begitu besar dan menyejukkan...
hanya diam di depan plataran masjid, yang lain pada melihat dan mengambil foto, aku tak bisa menyembunyikan kegagumanku, tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata, tetiba air mata meleleh... entah kenapa aku gampang nangis di sana, hampir setiap hari menangis, 
ibu di sampingku berkata 
''akhirnya kita bisa kesini sekeluarga ya sil,'' sambil pegang tanganku,,,, 
masyaAlloh... karunia dan Rahmat-Mu begitu indah ya robb... 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...