Langsung ke konten utama

Kekuatan Iman


Bismillah

Sanggupkah aku kuat menghadapi ini semua, pertanyaan ini yang selalu terngiang-ngiang di pikiran ku….okeh tapi ini lah hidup aku harus bisa kuat menghadapinya. Sebenrnya aku bingung akan menulis nya gimana, awal penulisannya gimanaa…
Masalah diTV tentang N** membuat aku dan adik ku terpojokkan didalam keluargaku yang mayoritas non is (bukan mayoritas sih, emang semuanya dari keluarga ibu) dan di curigai msuk dalam golongan tersebut, dalam suatu saat aku di telpon ibu mengenai hal ini, hmm sangat ironis dn trenyuh banget. Dan tiba-tiba yang bikin aku kaget adalah dapet kabar dari om ku kalo aku dan adek ku sedang dibicarakan di keluargaku disana, mereka berfikir aku memakai jilbab panjang, sering pakai rok, dan tidak pernah membuka jilbab di hadapan mereka (mereka berfikir masih 1 saudara saja kok masih di pakai jilbabnya), dan saya tegaskan lagi Saya memakai jilbab krna rambt sya BUKAN MILIK SAYA SENDIRI,tpi MILIK Allah n Allah memerinthkn utk mntup di depan orang yang bukan mahram. Kenapa kalian begitu mencurigai dan memandang saya dan adek saya begini, Lakum dinukum wa liyadin... masyalloh
Sejujurnya aku dulu masuk islam bukan karena apa-apa, tapi karena aku merasa inilah agama dan keyakinanku yang paling benar di banding yang benar-benar.:) walau banyak yang terheran-heran dengan perubahan yang terjadi padaku dan adekku
Tuhanku tidak mengajar untuk membenci satu sama lain, bahkan Nabiku menyuruhku untuk santun kepada siapa pun dan menghargai perbedaan karena Agamaku mengajarkan untuk menjadi Rahmat Bagi seluruh alam, bagi seluruh semesta dan isinya. Namun Tuhanku menyuruhku untuk membela diri dan ketika harkat dan martabat Agamaku direndahkan, Tuhanku menyuruhku untuk melakukan perlawanan. karena memang tak mungkin bagiku untuk diam ketika imanku kuat di jalan-Nya. Itu pun Nabiku menyuruh untuk melakukan 3 tahapan dan tidak secara gamblang melakukan tindakan yg keras atau dengan perbuatan. Tidak menciderai wanita dan anak”. Bahkan Nabiku sangat menghargai tawanan perangnya dan itu telah dibuktikannya.
Tuhanku juga mengatakan kalau orang” yang akan membenci agamaku dan memperolok-olokkannya telah ada beratus tahun yg lalu, bahkan sejak pertama kali agamaku ada bahkan pula sebelum agamaku ada.
Telah banyak yg telah dikisahkan padaku agar aku bisa bertaqwa pada-Nya. Bukankah telah jelas dan nyata petunjuk”-Nya yang telah ditampakkan kepadamu? dan bukankah nikmat”-Nya telah kamu gunakan setiap detik? Lantas nikmat dari Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustai?(Ar rahman 55)
Walaupun kadang hal itu menjadi fikiran berat dalam diriku, akan tetapi hal itu tetap harus aku lakukan, sesegera mungkin. "Apakah aku sudah siap?". Bukan, bukan seperti itu, akan tetapi "Aku harus siap!", dengan segala keterbatasan yang ada pada diriku, demi menyelamatkan kehidupanku.(^_^)

Aku ga tau apa yang akan terjadi setelah hari ini 7 mei 2011

Sesulit inikah perjuangan di jalan-Mu ya alloh, beri hamba kekuatan amiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...