Langsung ke konten utama

tulisan dadakan kala itu


lama sudah ku tak menulis

Tiba –tiba aku pingin menulis ttg hal ini karena rasa rinduku pada kalian. Ibu bagaimana kabar mu disana? Sudah 7 bulan tak bersua, mau telpon ibu selalu sibuk,, kalo pas ibu telpon pas aku lagi sibuk,,,dan hingga akhirnya telfon tak ada 10 menit.  Ayah bagaimana kabar mu di sana, aku saying dan kangen sama ayah, pergi bertugas nanjauh di ujung timur pulau Indonesia.. semoga ayah selalu di beri keselamatan dan kebarokahan di setiap detiknya..
Adik ku nana,, bagaimana kabar mu di jogja, sudah kurang lebih 6 tahun bersama di rumah ini, dan tak terasa hari itu datang juga, di mana kamu sekolah di sana untuk menggapai citamu, sesak dada ini jika mengingat waktu-waktu bersamamu, disaat bertengkar rebutan remote tv, bersih-bersih rumah bersama, sharing masalah agama bersama, dan aku rindu pesan-pesan mu dalam meningkatkan iman kita,
Aku rindu adik ku rio,yang lucu, yang paling ganteng, paling kritis,dan sekarang dia sekolah di pesantren ternama, rindu curhatan nya kepadaku saat sebelum tidur, cerita tentang cita-citanya, impiannya akan menjadi jurnalistik terkenal, rindu the buatan rio, setiap pagi dan sore selalu membuatkan teh aku dan adek ku (nana) saat 1 bulan dia liburan di rumah malang… aku rindu semua tentang kebersamaan ini,
Tapi aku ga pernah tau rindu kebersamaan bersama ayah-ibu dan kakak adek2 ku…  keluarga ku sekara berpencar dimana-mana…ya itu lah hidup…penuh dengan suka dan duka..
Buat apa rumah bnyak tapi tak di tempati, mobil, dll.. memang aku butuh tapi yang aku butuhkan adalah kebersamaan bersama kalian semua.  Aku iri dengan orang lain. Tetesan air mata selalu menetes setiap malam karena ku rindu kalian, tapi apa daya, aku percaya hari itu akan datang dengan penuh kebahagiaan diantara kita. Setiap manusia mempunyai garis hidup masing-masing yang telah di gariskan oleh alloh.

19.00 14 juli 2011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...