Langsung ke konten utama

api amarah!!

Padamkan api amarahmu, bukan api asmaramu! Ada kesamaan dan perbedaan antara Api Amarah dengan Api Asmara.
– Perbedaan: yang satu rasanya menyebalkan, yang satu menyenangkan
– Persamaan: jika ada ditempat yang salah, bisa bahaya.

Marah adalah Bad Master dan Good Servant, sehingga harus dikendalikan. Jika tidak dikendalikan, marah akan merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Banyak peristiwa yang terjadi saat ini dipicu oleh amarah, seperti peristiwa di Ciekesik, Banten, dan Tumenggung. Latar belakangnya adalah masalah agama, tapi karena ada rasa amarah, orang menjadi brutal. Marah memang membutuhkan pemicu, yang selanjutnya akan membentuk suatu energi.

Jenis-jenis marah:
1. Situational Angry (Marah Situasional): marah karena situasi tertentu
2. Exploded Angry (Marah Meledak): contoh, disalip kendaraan, Anda langsung meledak
3. Accumulated Angry (Marah Akumulati): sudah disimpan, dipicu.
4. Displace Angry (Marah Pengalihan): marah karena sebab lain, tapi munculnya ditempat lain
5. Hidden Angry (Marah Tersembunyi): marah yang tersembunyi tidak dikeluarkan
6. Prolong Angry (Marah Berkepanjangan): marah yang berkelanjutan
7. Pretending Angry (Marah Pura-pura): marah yang disengaja
8. Enjoyed Angry (Marah yang Dinikmati): marah yang dinikmati

Prinsip penting dalam Anger Management:
– Gali dan bereskan dulu akar-akar masalahnya. Bermasalah dengan atasan misalnya, ajak dia bicara, jangan lampiaskan kepada rekan kerja yang lain, atau keluarga di rumah.
– Deteksi kebiasaan kita. Ada pemicu dan biasanya apa yang membuat kita mudah marah, sebaiknya diantisipasi.
– Marah itu seperti eskalator yang naik, makin lama dia akan makin membesar, sehingga harus dihentikan.
– Mengetahui ambang batas kemarahan kita.

Tips dalam Anger Management:
– Cangkul: Gali persoalan utamanya, dan bereskan hal-hal yang berpotensi bermasalah
– Termometer: Cek suhunya, sudah sekitar berapa, ini perlu untuk mengukur rasa marah
– Pluit: Time Out kalau sudah terlalu tinggi, percuma dilanjutkan
– Kaca Pembesar: Cek ricek informasi yang diterima, karena belum tentu benar (hasutan)
– Kacamata: Ubah sudut pandang dalam melihat masalah
– Barber: Alihkan kemarahan dengan balas dendam yang membangun
– Kuitansi: Konmfrontasikan masalah saat Anda sudah tenang, seperti bon makan setelah kenyang

Courtesy:

Smart Emotion

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...