Langsung ke konten utama

luruskan niat

Luruskan niat
Bismillah
Sudah hampir 4 tahun aku kuliah di kedokteran hewan atau biasa di sebut bidang veteriner. Ku coba untuk menjalani dan menikmati ilmu-ilmu yang ada di dalamnya. Aku masuk jurusan ini memang bukan merupakan panggilan dari hati yang terdalam, tapi memang ayah menyuruh untuk masuk di jurusan ini. Yah mungkin ayah sudah tau lapanganan pekerjaan di bidang veteriner masih memiliki peluang yang lebar. Dan menganggap aku pantas untuk masuk di jurusan ini. Padahal ketika itu sangat menginginkan untuk bisa melanjutkan studi di Psikologi, sastra atau pendidikan biologi. Ketika SMA ada pendaftaran PMDK(PSB) kemudian aku mendaftar pendidikan biologi saja, karena psikologi dan sastra tidak sesuai jurusan ku saat SMA yang dulunya aku masuk jurusan IPA. tetapi memang kehendakNYA lain, aku tidak diperbolehkan untuk masuk dalam jurusan tersebut.
ketika pendaftaran SNMPTN, aku mencoba memendam rasa egois dan menuruti perintah ayah untuk mengambil jurusan ini. Tidak disangka-sangka aku ketrima dikedokteran hewan lewat snmptn, padahal saat mengerjakan hanya asal-asalan. Ketika pengumuman snmptn pun aku tak melihatnya sendiri. Tetapi temanku yang memberitau jika keterima. Saat itu di dalam benakku tidak merasa senang dan sedih. Tapi ada hal yang lain  yaitu melihat ayah tersenyum saat aku memberi  kabar ini.
Yaaa yang membuat hatiku senang bukan  ditrima tetapi senyum ayah saja. Hari demi hari ku lalui dan jalani hingga saat ini, hingga menjelang akhir S1 ini.
Tapi sejujurnya dari hati, hampir 4 tahun ini tak punya semangat atau passion di bidang veteriner.  Aku tak bisa merasakan kenyamanan menjalani kuliah di sini. Tapi dari mengikuti seminar, bertemu dengan kolega-kolega kedokteran hewan inilah yang dapat membuat aku masih tetap bertahan disini. Paling tidak bertemu mereka dan masuk di dunia veteriner bisa membuat ku sedikit terbuka dan ingin berkarya dan mengabdi di bidang ini. Walau jika di kembalikan lagi passion dan tujuan yang tertulis dalam ‘’buku hidupku’’ bukan di bidang veteriner.
Seiring dengan umur yang semakin dewasa aku berfikir  harus tetap dan memaksa untuk focus di jalan ini walau nantinya agak sedikit melenceng dari jalur yang ada. Tapi tetaplah ilmu yang aku dapat sejauh ini harus aku manfaatkan untuk orang lain dan hewan, dan maksluk allah secara umum. 
Sejak ospek dan sampai sekarang aku tetap bersyukur aku berada di sini. bisa bertemu dengan teman-teman seperjuangan Gametogenesis (kedokteran hewan UB 2008), ukhuwah dengan kolega2 yang luar biasa. Memang bukan passion dan kenyamanan yang ku dapat tapi disinilah proses pendewasaan tumbuh dan disinilah aku bisa menjadi orang yang bermanfaat. Semua harus di syukuri dan diterima dengan ikhlas, bersyukur masih bisa berkuliah di perguruan tinggi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...