Dandelion namanya, bunga yang mungil, kecil hidup di hutan-hutan,
kemarin hari minggu sepulang mengurus kucing-kucing rawat inap aku main ke daerah junggu, lereng gunung arjuna, 1 jam dari rumah.
aku baru tau bunga ini namanya dandelion dari adek tingkatku yang dulu pernah jalan-jalan nemenin dia hunting foto.
aku baru tau bunga ini namanya dandelion dari adek tingkatku yang dulu pernah jalan-jalan nemenin dia hunting foto.
Dandelion,,, tubuhmu kecil, dan sangat ringan, tapi kau dapat hidup dimanapun dan kapanpun,
dibantu angin yang menerpamu, dan benih itu tumbuh...lebih dan lebih....
hembusan angin menerpamu, membawamu kemanapun pergi
kau tetap bertahan... sampai tumbuh indah kembali.
hembusan angin, badai, teriknya matahari, kuatnya dentuman air hujan,
tanpa induk di sampingmu, kau bisa bertahan hidup,
hidup sendiri, dibawah langit biru nan indah....
Dandelion
bunganya rapuh, tapi bisa menghasilkan benih yang baru nantinya...
aku jadi berfikir, bahkan bunga sekecil dandelion ini bisa begitu kuat, gigih untuk tetap bertahan hidup, angin yang membantu menerbangkan benih-benih itu.
Allah telah menjamin rizkyNya oleh Allah. maka pantaskah kita manusia, makhlukNYa yang di ciptakan dengan sebaik-baik bentuk ini berputus asa?
ada ayat di Al Quran
''Kamu sekali-kali melihat pada ciptaan Yang Maha pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu melihat sesuatu yang tidak seimbang?'' Al Mulk : 3






Komentar
Posting Komentar