Langsung ke konten utama

masa-masa SMA

tetiba kangen masa-masa SMA, terutama geng ga jelas,,,
kangen adit, samuel, agni, faiq, valdi, novi, huaaa mewek klo liat fotro2 kita..
semenjak lulus SMA kami jarang berkumpul, paling kumpulnya pas liburan kuliah dan liburan hari besar aja
perkenalkan, adit, dia dulu mahasiswa teknik elektro UB, sekarang kerja di sidoarjo, faiq dia dulu pas SMA jadi ketua kelas kami hehe, sekarang kerja di kalimantan, samuel, hehe ni anak masih berstatus mahasiswa arsitektur ub angkatan2008, sampai sekarang belum lulus, tapi prestasinya luar biasa, dia sering ikut lomba dan menang tingkat nasional dan internasional, tapi kalau suruh ngerjain skripsi naudzubillah tuh anak, katanya dia '' kalau aku udah lulus, aku ga jarang bisa ikut kompetisi lomba tingkat mahasiswa''
valdi, fotografer sekaligus mhasiswa psikologi ub, dia juga blm lulus, mungkin dia udah terlena dgn hobi fotografernya itu, novi, dia sekarang kerja di jkt, dan agni, dia juga sekarang bekerja di pertamina.
sedangkan gue...masih berstatsu mahasiswa koass.
aku kalau lg ketemu selalu di ledekin deh,, lama lulusnya dll.
seneng klo kumpul bareng mereka, jadi berasa muda lagi.
dari SMA smpk kuliah teman sahabatku kebanyakan cowok, bagiku, aku lbih nyaman ketika aku bergaul, bercerita dengan mereka, kenapa, mereka jarang gosip, dan ide-ide dalam pnyelesaian masalah to de point, ga ribet. 
biasanya aku sering curhat sama adit, begitu juga sebaliknya. tapi diantara kami mah ga ada yang cinlok, udah menganggap mereka saudara sendiri, 
kangen kalian..... 
dan sampai saat ini kami semua blm ada yang menikah dan pacran alias single. 
kalau ketemu biasanya yang dibully si valdi, soalnya dia yang paling pendiam diantara kita, 




samuel-agni-adit-valdi-aku-faiq

aku dan faiq

aku-agni-samuel-adit-faiq-novi



ini lengkap nih
samuel-valdi -aku dan agni (kiri-kanan atas)
adit-novi-faiq (kiri-kanan bawah)






Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...