Langsung ke konten utama

alam

kenapa disaat seperti ini saya di sini, disaat tempat tinggal saya di Batu malang di solo dan di jogja terkena abu Kelud saya malah di sini. saya ingin bersama mereka, membantu mereka, menjadi relawan. 
kata bapak ketika di telpon '' mba, mba pasti seneng kalau disini, mba kan sukanya bantuin orang lain, oia, rumah di songgortiti dan di tlekung bapak jadiin tempat pengungsian buat orang-orang pujon dan ngantang''
aku : ''subhanallah bapak,,,, aku pingin bantuin mereka, menyalurkan apa yang bisa aku lakukan, tapi malah           aku disini
bapak : ''gpp, semangat ya di sana, insyaallah kebaikan bapak untuk mereka akan mengalir ke kamu dan                adek-adekmu ya mba''
aku : ''terdiam membisu dan hanya berkata Aamiin''

beruntunglah aku mempunyai bapak seperti mu pak, terimakasih Allah engkau telah memberikan ku lelaki luarbiasa dalam hidupku, 
lindungi dia dimanapun berada. Aamiin 
teruntuk korban Kelud, semoga musibah ini bida diambil hikmah, karena setiap kesulitan selalu ada kemudahan. semua korban diberikan ketabahan, kesabaran, keihlasan dalam menghadapi cobaan. 
Aamiin ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...