Langsung ke konten utama

kenyataan masa depan

masa depan penuh misteri, kita akan kemana, dimana, bertemu dengan siapa... atau akan bekerja apa..pertanyaan yang sejauh ini masih terfikir dalam benak. 
baiklah... semua memang harus dijalani, tapi juga harus direncanakan. 
apa rencanamu setelah lulus? 
mau kerja dimana?
semakin mendekati kelulusan malah semakin takut, semakin umur bertambah semakin takut untuk menjawab dan banyak yang memang difikirkan dari A-Z, takut menghadapi pilihan-pilihan yang ada. apakah pilihan yang akan saya pilih nanti benar atau tidak.... ya robb...

nah ini ni namanya galau masa depan. bukan galau cinta yang menye-menye *upsss....

dan ini menurut saya pribadi,. saya juga merasakan hal yang sama, kadang takut untuk menghadapi hari esok. terkadang saya takut, takut menghadapi masa depan. saya takut dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit untuk saya putuskan dalam sesaat, saya takut salah dalam melangkah, saya takut tak seindah yang saya bayangkan, saya takut lebih buruk, saya takut begini, saya takut begitu, saya takut, saya takut!!!
tapi masa kita takut untuk berjalan. toh namanya berjalan harus kedepan, bukan kebelakang. 

Allahu ya Rabbi, berilah hamba kelapangan hati untuk menerima segala yang Engkau takdirkan di masa depan, masa yang akan datang...

sebenarnya ketakutan hanya sebuah ilusi, hadapi hari esok dengan optimis, berfikir positif, melakukan apa yang memang harus dilakukan dengan niat lillahi ta'ala, jika niatnya karena Allah maka insyaAllah, Allah akan memberikan kemudahan dan kelancaran kepada kita. 
terus mencoba dan mencoba, karena kita tak akan bisa tanpa harus mencoba terlebih dahulu. bisa karena biasa. 

Dan akhirnya resapilah
Masa lalu adalah Sejarah, Masa Depan merupakan Misteri dan saat ini adalah Karunia Allah. Jadi kenapa kita masih saja takut akan masa depan? 
Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati. Jadi mengapa kita harus takut menghadapi masa depan? Mengapa kita takut akan ketidak pastian masa depan? Kita hidup untuk hari ini dan selalu hari ini, jadi kalau ingin berbuat baik janganlah menunggu sampai esok atau lusa karena sesungguhnya esok tak pernah ada, Berbuat baiklah saat ini dan detik ini juga.

Bismillah.... bimbing aku di jalanMu ya rabb... dalam penentuan perjalanan ini...
hidupku dalam genggamanMU 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...