Langsung ke konten utama

#3

Alhamdulillah, hari senin kemarin berkesempatan untuk mengikuti kajian islami tentang ''inspirasi cinta'' by ustadz marenda darwis. 

cinta yang paling hakiki adalah cinta kita kepada ALLAH 
betapa besar ALLAH menunjukkan cinta pada hamba-hambaNYA
masih bersama orangtua, sahabat-sahabat, diberi kesehatan, dan badan yang lengkap
bukan kah itu semua yang memberikan ALLAH, dan gratis pula.
ALlah memberikan itu semua (kesehatan, lingkungan sekitar, keluarga) secara cuma-cuma
tidak kah kita malu jika kita menjadi hamba yang kurang bersyukur?
malu lah kita sama ALLAH, ?
sudah seberapa banyak kita bersyukur?
wujud bersyukur dengan apa? bagaiman?
dengan ibadah, sholat, sedekah, infaq, zakat dan yang lainnya, 
niatnya karena ALLAH. 

ada beberapa orang bilang ''cinta sesama manusia itu cinta sekadarnya saja, sewajarnya saja''
betul itu memang, tapi bukan seperti itu maksudnya, 
semua cinta yang hadir pada diri kita adalah anugerah dariNYA
dan yang benar adalah,,, aku mencintaimu karena ALLAH 
karena ALLAH telah menghadirkan kamu untukku,,
menghadirkan ibu dan bapak untuk ku 
menghadirkan adek-adekku untukku 
menghadirkan sahabat-sahabatku untukku 
dan menghadirkan semuanya untukku

jadi cinta bukan sekadarnya saja...bukan biasa, 
tapi selalu ada doa untuk mereka yang kita cintai. 
itulah wujud cinta kita.,.. cinta karena ALLAH. 

Love ALLAH...
cinta yang paling hakiki dan kekal.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...