Langsung ke konten utama

Curhat

Curhat adalah bla-bla-bla. Nggak penting dijelasin ya? Ok!
Pernah nggak kamu jadi tempat curhat dari semuuuaaa temen-temen kamu? Kamu jadi semacam keranjang sampah yang menampung semuuuaaa masalah temen-temen kamu?

Nah, ini baru asyik!
Semua orang curhat ke kita dan giliran kita pengen curhat bingung mau lari ke mana. Karena semua orang menganggap kita adalah tempat curhat yang begitu tangguhnya sehingga nggak butuh curhat. Mendengar curhat banyak orang terkadang menggelikan, menjengkelkan, mengasyikkan dan tak jarang menimbulkan semangat. Bener nggak?

dan terimakasih banyakkkk buat teman-teman saudara-saudara yang telah menjadi kan saya tempat curhat, saya jadi ga harus mengalami permasalahan apa yang terjadi pada kalian, haha... 
saya bisa belajar dari permasalahan kalian yang terkadang rumit, yang sebenernya sepele tapi kamu nya aja yang bikin rumit...
tengkiyu udah mempercayai saya menampung segala curhatan kalian.

kalau kayak gini jadi sedih, dulu ga keterima psikologi hhahahaaa
kan kalau jadi psikolog lebih enak lagi... bisa buka biro konsultasi legal :))



Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...