Langsung ke konten utama

17 Agustus

hari kemerdekaan Indonesia
semua orang pasti merayakannya dengan berbagai cara 
ada yang mengikuti upacara bendera 
ada yang naik gunung dan mengibarkan bendera sekaligus upacara di puncak, 

tapi apakah itu hanya sebuah ceremonial saja?
mari kita memaknai kemerdekaan dengan intropeksi diri dan berdoa 
para pejuang dahulu kala tlah berkoban dengan perang sampai titik darah, 
dan ekarang kita menikmatinya, 
tapi apakah kita sudah benar-benar merdeka? 
istilah merdeka adalah bebas dari cengkraman asing 
sepertinya indonesia belum benar-benar merdeka, buktinya,
banyak peruasahan asing yang mendominasi kekayaan alam indonesia (coba baca bukunya aamiin rais yang judulnya ''selamatkan indonesia'') 
disitu beliau mengupas kekayaan indonesia dan semuanya terkait negara Indonesia. 
masih banyak orang miskin yang tinggal dikolong jembatan

sebagai bahan inropeksi diri, yuk kita sebagai pemuda indonesia berjuang dengan apa yang kita bisa.
kalau kata Guru Biologi SMA (Bu Tatik) ''Indonesia kaya keanekaragaman hayati, tapi kita tidak bisa memanfaatkannya dengan baik, tipe orang Indonesia ga mau susah, jadi sekarang banyak dipegang orang asing, kalian anak-anakku, mengisi kemerdekaan dengan belajar dan lakukan apa yang kalian bisa untuk Indonesia''

Doa untuk mu Indonesiaku 
Ya Allah ya Rabb, Engkau Maha Pengayang dan Pengasih
berkahi lindungi negeri ini,jauhkanlah dari adzabmu, 
anugerahilah setiap orang yang ada di negeri ini
hembuskanlah semangat masyarakat Indonesia
berikanlah pemimpin yang amanah, yang mengutamakan kepentingan rakyat di atas segala-galanya dan mampu memberikan kesamaan hak seluruh masyarakat,
berikan Rahmat dan hidayahMU pada negeri dan penduduk negeri ini
kabulkanlah doaku ya rabb, 
Aamiin, ya robbal alamin, 

selamat ulang tahun ke-69 Republik Indonesia


Silvi 
Batu, 17 Agustus 2014 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...