# tersadar ataupun tak tersadar kita sering merasa kehilangan dan kecewa.
bukan menuhankan sesuatu, bukan menyayangi sesuatu, bukan mencintai sesuatu.
semua adalah titipanNya, milik Allah lah semua yang ada di Bumi dan Langit.
dan semua kan menjadi tenang tatkala bersandar dan berpegang bahwa semua bukan milik kita,
sungguh, benar-benar merasakan jatuh cinta pada Allah. Meskipun sesuatu itu pergi, akan terasa biasa saja,
Karena benar, Allah itu lebih daripada cukup.
# jika Allah sudah menakdirkan satu dan yang lain bertemu pasti kan bertemu, dengan caraNya,
pertemuan yang tidak direncanakan, dan bertemu di jalan, kalau bukan Allah yang menggerakkan matanya , langkah kakinya untuk melihat dan menuju circle yang sama. pasti ''dia'' dan ''dia'' tak akan bertemu dan saling menyapa,
10 tahun lamanya terpisah dan ternyata masih saling mengenali, akhirnya bertemu kembali,
dan jika Allah tidak berkehendak atas sebuah pertemuan, pertemuan yang direncanakan dengan rapi pun pasti tak akan pernah terwujud.
Maka, sudah lah terserah Allah saja, yang terpenting selalu berusaha dijalanNYA, dan melakukan yang Allah ridhoi.
# apa yang terjadi pada kehidupan kita sekarang, adalah hasil keputusan-keputusan yang kita ambil saat berada di masalalu. dan sebaliknya, masa depan kita tergantung keputusan apa yang kita ambil saat ini. apapun juga masa depan adalah sebuah kejutan. semoga apa yang kita pilih saat ini akan menjadi kejutan yang membahagiakan suatu hari kelak.
# Kamu. Yang bilang kalau ngga sama dia ngga bahagia adalah kamu yang hidup di masa sekarang, bukan masa depan. Adalah kamu yang ngga pernah tahu bahwa kali aja nanti, siapa tahu, ada yang lebih baik.
Sama seperti kamu mati-matian mau beli android tipe A dan merengek pada orangtuamu, dan bilang bahkan setengah mengancam, bahwa hidup ngga akan berjalan dengan mulus kalau kamu ngga punya android itu. orangtuamu bergeming. Diam, tak memenuhi permintaanmu.
Selang berbulan, keluarlah android seri baru. Dan itulah alasan orangtuamu menundanya. Selain karena waktu kamu merengek pertama kali ibumu sedang melakukan program irit pengeluaran, feeling ibumu juga ngga enak untuk beli android tipe A itu. Dan kini, kamu dapat android tipe terbaru lengkap dengan restu sang ibu.
sama saja kayak gini, ''kamu lagi jatuh cinta pada si A, karena bla..bla.. bla... dan ga ada eksekusinya, ealah, ternyata beberapa bulan kemudian bertemu denga si B, hatimu bergetar lagi.... aih... sudah lah jangan umbar umbar perasaanmu pada yang belum pasti, mungkin saja itu ujian dari Allah, Sang Pembolak-balik Hati''
Kamu,, sekali-kali harus berpikir bahwa logikamu ngga bisa mencakup semua hal yang barangkali sudah jadi rencana-Nya.
Rencana-Nya jauh lebih indah. Yang kamu butuhkan adalah kesabaran.
#Tentang kosong. Sebenarnya, ada pihak yang mempertimbangkan sesuatu untuk dibuat kosong. Bukan tanpa alasan. Penulis sengaja tidak memberi judul pada tulisannya. Bukan karena teledor apalagi malas. Justru tidak memberi judul adalah pertimbangan yang sudah dipikirkan masak-masak. Seorang desainer bukan tanpa maksud memberi banyak ruang kosong pada desainnya. Ada maksud. Ada pikiran yang sudah dipikirkan.
Begitu juga dengan kekosongan hari. Kadang kau kosongkan harimu, dengan agenda tak penting tiada berguna. Sebenarnya kau sudah memutuskan sesuatu: memutuskan untuk tidak berbuat apa-apa.
Tidak ada kebebasan absolut. Semua dibatasi oleh tanggung jawab. Begitu pula dengan aktivitas mengisi dan mengosongkan sesuatu.
#Kuberi tahu satu rahasia padamu, Kawan. Buah paling manis dari berani bermimpi adalah kejadian-kejadian menakjubkan dalam perjalanan menggapainya.”- Ikal, Maryamah Karpov, Andrea Hirata-
dan tulisan ini adalah sebuah tulisan gabungan dari note note yang saya tulis di sebuah buku catatan yang biasa saya bawa pergi kemana-mana, menulisnya ya saat itu juga, terinspirasi dari apa yang terjadi saat itu, yang saya lihat, saya amati, dan saya dengar.
Komentar
Posting Komentar