Langsung ke konten utama

doa jumat

banyak banyak berdoa yuk,,, di hari pernuh barkah ini. 
lama tak berkunjung, banyak yang di ceritakan 
dan jeng jeng jeng...
alhamdulillah wallohuakbar...
keluarga baru lagi, alhamdulillah mbah putri (saudaranya alm eyang uti dari ibu), mau sholat, ikut sholat, padahal beliau non is,  secara keluarga besar dari ibu non is semua. 
ceritanya, ibu ku berkunjung ke rumah mbah putri yang di wonogiri, terus nebeng sholat di rumahnya, selelsai sholat, ibu melihat mbah putri disebelahnya dan bilang
''kamu ngapain nduk?'' 
''sholat bulek''
''aku yo pingin sholat tapi ga bisa, wong islam mesti sholat yo''
''iya bulek''
bla bla bla.... awalnya seperti itu.
nah menurut cerita ibu,,, beliau ingin masuk islam,,,wah subhanallah,..
terharu baca sms dari ibu...


alhamdulillah ya rabb, doaku sedikit demi sedikit engkau kabulkan
dari ibuku yang sejak 2010 berjalan di jalanMu (pindah agama dari non is menjadi islam), dek lina (sepupuku, anaknya om tri)yang setelah menikah dia memutuskan untuk mengikuti agama suaminya (islam), mas agus (sepupuku. anaknya budhe yang menikah dengan mba rismi yang notabene agamanya kuat bisa merubah mas agus menjadi taat seperti sekarang ini). 
satu demi satu... aku hanya berdoa kepada saudaraku dan keluarga ku '' ya rabb engkau Maha Berkehendak, bukakanlah hati keluargaku untuk taat kepadamu , berada di jalanMu, berikan hidayah kepada mereka yang mungkin sekarang belum berada dalam iman islam''
aku percaya dengan doa... dan Allah Maha Tau..
terimakasih ya rabb... bimbing kami semua di jalan Mu. Aamiin 
jadi inti dari cerita ini, berdoa terus, jangan sampai bosan, dan yakinlah Allah pasti akan mengabulkan doa-doa kita. 
Allah maha baik... baik banget.... 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...