Langsung ke konten utama

percakapan

ini percakapan antara mahasiswa (saya dan roosy selagi nunggu pasien di ruang USG) dengan seorang dosen (dok den)

D : ''nanti selesai koass mau kemana silvi?''
M: ''senyum mau jawab''
D : '' jawabnya lama banget, mau nikah jadi ibu rumah tangga dan suaminya dokter hewan praktek yaa''
M: '' hah, ndak tau deh dok, saya mau sekolah lagi dan praktek''
D : ''ya udah cari aja beasiswa, memang mau memperdalam apa?''
M : ''penyakit dalam dok''
D : '' coba aja, kalau ada waktu maen maen ke klinik saya di bogor''
M: ''iya dok, insyaallah, dok mau nanya, dulu dok den kenapa milik fkh?''
D : '' cita cira saya jadi dokter hewan memang, akhirnya jadi dokter hewan''
M: ''hmm kok bisa dapet beasiswa gimana dok''
D : saya dulu waktu kuliah dapet beasiswa supersemar, kemudian mau lanjut koass ikut exchange selama 1 tahun di jepang, kemudian balik lagi ke indonesia koass sambil jadi dosen, soalnya dulu saya daftar dosen di IPB pakai ijazah S.KH, jadi saya koass sekaligus kerja''
M: ''terus dok gelar doktornya d jepang itu gimana''
D : ''selesai koass saya coba daftar beasiswa, ternyata ketrima, alhamdulillah itu''
M : ''lha terus nikahnya kapan dok''
D : '' saya nikah sebelum berangat ke jepang, umur 25 tahun setelah selesai koass, istri saya juga dokter hewan''
M: " woww seangkatan dok?''
D : ''iya sengkatan habis ga ada lagi,
M: ''terus di ajak ke jepang donk?
 D : iya lah, dulu saya ngelangkahi kakak perempuan saya dan istri saya ngelangkahi kakak laki-lakinya, ya saya bilang ke ibu saya , kalau nunggu selesai doktor saya ketuaan, kelamaan, ya mending saya nikah dulu dan istri saya bawa ke jepang, di sana istri saya juga kuliah S.2''
M :'' manggut manggut mendengarkan''
D :'' jadi saya nikah umur 25 langsung ke jepang sil...anak saya lahir di sana itu''
M : ''anaknya berapa dok?''
D : ''2, laki dan perempuan, enak, masih umur segini anak saya sudah SMA, (umur beliau sekarang 41 tahun, november nanti 42 tahun)''
M :'' wah umur 40 udah seatle ya dok, dan hmm ga nambah lagi dok hehe''
D : proposalnya di tolak melulu, jadi ya diterima saja''
M:''dulu pacaran ngak dok?''
D : ''ngak, saya langsung nikah, ga usah pakai pacaran-pacaran''
M : hmm iya dok, katanya tadi punya klinik, Sekarang klinik dokter ada dimana aja?"
D: "Bogor, Parung, dan mau buka lagi di Karawang."
M: ''wah banyak ya dok'' 
D : ''iya saya niatnya membuka lapangan pekerjakan untuk dokter hewan, kalau kamu nanti ada waktu main main ke sana ya''
M : insyaallah dok,,
M : "Ada cita-cita yang belom kesampean dok?"
D : "Hmm apa yah.. Cita-cita masuk surga bareng istri  dan anak saya''
M : '' subhanallah, so sweet'' aku dan rossy saling berpandangan hehe
M : ''apa sih dok rahasianya kok bisa pinter dan lancar semuanya ?''
D : '' apa ya, sholat 5 waktu itu di jaga, belajar, berdoa, baik-baik sama orangtua, sama sholat dhuha itu''
M : '' oww iya ya dok''

dan tiba-tiba pasien datang.. percakapan terhenti 

ya itulah cuplikan.... kalian yang baca tulisan ini ya monggo ambil hikmahnya sendiri, hehe 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...