Langsung ke konten utama
semakin kesini semakin saya yakin dan senang belajar penyakit dalam.
ya iyalah selama 3 bulan 3 minggu kami koass di jakarta 
adapun bagian dari koass klinik hewan kecil :
1. koass penyakit dalam,
2. koass patologi klinik
3. koass bedah dan radiologi 
4. koass reproduksi hewan kecil
5. reseptir

dan saya tertarik pada point 1. red penyakit dalam dan point 2 red. patologi klinik, mulai dari hewan sakit, kemudian kita PE (pemeriksaan fisik), anamnesa, penentuan gejala klinik, pemeriksan penunjang, diagnosa, prognosa, dan sampai akhirnya penanganan.. terapi hewan kembali sehat.
walau agak ruwet, dan bikin pusing tapi seru... kita jadi tau perjalanan penyakit, fisiologi dan patologi tubuh, 
seru... kayak detektif, nebak-nebak... 
keinginan belajar semakin tinggi, semoga tetep istiqomah.. aamiin 

kalau surgery boleh lah seru, tapi gimana ya... lebih menarik penyakit dalam sih menurut saya pribadi. 
pernah dok putri bilang saat ujian bedah dan beliau menjadi pembimbing sekaligus asisten saya, ''sepertinya kamu bakat sil jadi ahli bedah, rapi dan kuat, tapi emang agak kaku sih tanganmu, ya mungkin belum terbiasa''
aku ''oh iya ya dok, hehe''
dok pute '' ga pingin jadi ahli bedah dan praktisi''
aku ''hehe, insyaallah dok doain dok'' (batinku: hehe capek bedah, berdiri terus,haha''

saat ujian bedah di BSD dan di dampingi dok naenab
beliau bilang '' jahitanmu rapi dek, cepet lagi jahitnya, sayatanmu juga rapi, tapi perlu belajar anatomi lagi ya, sipp lah buat kamu, not bad lah... tertarik sama bedah?''
aku : ''hehe lebih tertarik penyakit dalam dok daripada bedah hehe'' (ga mungkin kan aku jawab ''ga dok, saya ga suka bedah;;
beliau :'' ada bakat tuh, kalau mau belajar lagi di sini nanti, kalau kamu mau''
aku : iya dok insyaAllah :)

saya sih mikirnya ''wah ntar kalau pas operasi tiba-tiba blank gimana?? apa nunggu buka buku?'' hiiihiii serem, apalagi aku tau tangkaran otakku,.. duh rata rata, bodoh sih ngak, pinter pinter banget sih juga ngak , ga pinter malah haha, jadi kalau dihadapkan sama kasus emergency ntar bingung sendiri hahaha.
kalau penyakit dalam kan, ya okelah, masih bisa buka buku kalau ga nemu-nemu penyakitnya 
tapi apapun itu saya suka semuanya,.. penyakit dalam ataupun bedah...
tapi tetep... saya lebih suka anak-anak hahahhahaa 

waahhh tinggal beberapa minggu lagi disini
akkk ujian menanti... 
tiba-tiba..... dzing... semangat 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...