bila pertemuan itu tak ada
bila aku tak pernah bertemu denganmu
mungkin perasaan ini tak akan pernah muncul
mungkin tetesan embun tak akan membasahi daun
tapi ini semua adalah kehendakNYA
semua RencanaNYA
mengapa Tuhan... mengapa engkau pertemukan aku dengannya
adakah rahasia di balik pertemuan ini Tuhan?
entahlah....
tak perlu englau tau tentang perasaanku
tak perlu engkau tau tentang ini
sebab yang mencintaimu tidak hanya aku
aku memilih diam,
aku hanya ingin menjadi orang yang tidak banyak bicara
memilih untuk bersabar menghadapimu
biarkan aku simpan rapi rasa ini
tak perlu kau tau, sehingga kau tak akan sungkan membalas pesan ku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu takut dengan bercandaan teman-teman kita saat kau bercanda denganku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu memikirkan apa yang akan kamu lakukan saat menghadapiku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu sungkan bercerita tentang semuanya
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu memikirkan hal ini...
biarkan aku simpan rapi dalam hati
karena aku tau, yang mencintaimu tidak hanya aku
biarlah semua begini, beginilah adanya
aku tidak menghubungimu bukan berarti aku tidak peduli padamu
tapi....aku malu... aku malu menjadi perempuan yang agresif
tidak seperti perempuan lainnya
aku sengaja tidak bertanya bagaimana kabarmu,
apa yang kamu lakukan saat ini, dan tanya banyak hal tentang kegiatanmu
aku hanya ingin menjaga mu dalam doa
aku percaya padamu, kamu bisa menjalani semuanya,
hanya doa yang bisa menembusnya
tidak sekarang...
bukan kah sebuah perasaan tidak harus dikatakan saat itu juga kan?
aku akan tetap bersabar
aku akan menunggumu dalam sabar
aku akan tetap menjadi temanmu,
sehingga kau tak akan canggung dan sungkan ketika bercerita denganku
aku akan tetap bersabar denganmu
aku akan menunggumu dalam sabar
aku akan menunggumu dalam diam
karena Takdir akan menjawabnya
bila aku tak pernah bertemu denganmu
mungkin perasaan ini tak akan pernah muncul
mungkin tetesan embun tak akan membasahi daun
tapi ini semua adalah kehendakNYA
semua RencanaNYA
mengapa Tuhan... mengapa engkau pertemukan aku dengannya
adakah rahasia di balik pertemuan ini Tuhan?
entahlah....
tak perlu englau tau tentang perasaanku
tak perlu engkau tau tentang ini
sebab yang mencintaimu tidak hanya aku
aku memilih diam,
aku hanya ingin menjadi orang yang tidak banyak bicara
memilih untuk bersabar menghadapimu
biarkan aku simpan rapi rasa ini
tak perlu kau tau, sehingga kau tak akan sungkan membalas pesan ku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu takut dengan bercandaan teman-teman kita saat kau bercanda denganku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu memikirkan apa yang akan kamu lakukan saat menghadapiku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu sungkan bercerita tentang semuanya
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu memikirkan hal ini...
biarkan aku simpan rapi dalam hati
karena aku tau, yang mencintaimu tidak hanya aku
biarlah semua begini, beginilah adanya
aku tidak menghubungimu bukan berarti aku tidak peduli padamu
tapi....aku malu... aku malu menjadi perempuan yang agresif
tidak seperti perempuan lainnya
aku sengaja tidak bertanya bagaimana kabarmu,
apa yang kamu lakukan saat ini, dan tanya banyak hal tentang kegiatanmu
aku hanya ingin menjaga mu dalam doa
aku percaya padamu, kamu bisa menjalani semuanya,
hanya doa yang bisa menembusnya
tidak sekarang...
bukan kah sebuah perasaan tidak harus dikatakan saat itu juga kan?
aku akan tetap bersabar
aku akan menunggumu dalam sabar
aku akan tetap menjadi temanmu,
sehingga kau tak akan canggung dan sungkan ketika bercerita denganku
aku akan tetap bersabar denganmu
aku akan menunggumu dalam sabar
aku akan menunggumu dalam diam
karena Takdir akan menjawabnya
Komentar
Posting Komentar