Langsung ke konten utama

Bila tak ada pertemuan itu

bila pertemuan itu tak ada
bila aku tak pernah bertemu denganmu
mungkin perasaan ini tak akan pernah muncul
mungkin tetesan embun tak akan membasahi daun
tapi ini semua adalah kehendakNYA
semua RencanaNYA
mengapa Tuhan... mengapa engkau pertemukan aku dengannya
adakah rahasia di balik pertemuan ini Tuhan?
entahlah....

tak perlu englau tau tentang perasaanku
tak perlu engkau tau tentang ini
sebab yang mencintaimu tidak hanya aku
aku memilih diam,
aku hanya ingin menjadi orang yang tidak banyak bicara
memilih untuk bersabar menghadapimu

biarkan aku simpan rapi rasa ini
tak perlu kau tau, sehingga kau tak akan sungkan membalas pesan ku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu takut dengan bercandaan teman-teman kita saat kau bercanda denganku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu memikirkan apa yang akan kamu lakukan saat menghadapiku
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu sungkan bercerita tentang semuanya
tak perlu kau tau, sehingga kau tak perlu memikirkan hal ini...

biarkan aku simpan rapi dalam hati
karena aku tau, yang mencintaimu tidak hanya aku
biarlah semua begini, beginilah adanya
aku tidak menghubungimu bukan berarti aku tidak peduli padamu
tapi....aku malu... aku malu menjadi perempuan yang agresif
tidak seperti perempuan lainnya
aku sengaja tidak bertanya bagaimana kabarmu,
apa yang kamu lakukan saat ini, dan tanya banyak hal tentang kegiatanmu
aku hanya ingin menjaga mu dalam doa
aku percaya padamu, kamu bisa menjalani semuanya,
hanya doa yang bisa menembusnya

tidak sekarang...
bukan kah sebuah perasaan tidak harus dikatakan saat itu juga kan?
aku akan tetap bersabar
aku akan menunggumu dalam sabar

aku akan tetap menjadi temanmu,
sehingga kau tak akan canggung dan sungkan ketika bercerita denganku
aku akan tetap bersabar denganmu
aku akan menunggumu dalam sabar
aku akan menunggumu dalam diam

karena Takdir akan menjawabnya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...