Langsung ke konten utama

ku didik diriku demi anakku

kembali sekembalinya kalau jenuh mengerjakan laporan ya buka blog,,, karena disinilah saya menuangkan apa yang saya fikirkan dan yang ingin saya tuliskan. biasanya sih dapat ide dari orang lain (teman), teman curhat...kemudian dapet ide langsung ngeblog kalau ada waktu.
biasanya saya ngeblog lewat HP, bukan lewat laptop, kalau lagi ada waktu atau iseng malas buka laptop jadi buka hp. keliatan seperti orang autis dengan hp padahal saya lagi menulis. 
dan siang ini karena jenuh sudah... belajar dan mengerjakan laporan sedari pagi siang malam,,, #lebay haha

ngeluh terus ini saya nya, malas melanda, jenuh,
eia... teringat prinsip yang saya pegang,
''kalau kamu malas, ga semangat, menjadi perempuan yang cengeng, nanti bagaimana dengan anakmu?, perempuan adalah calon ibu, jadilah ibu yang rajin, yang cerdas, ceria, semangat, didiklah, binalah dirimu sendiri demi anakmu kelak''

iya saya tak boleh malas, saya tak boleh jenuh, tetap semangat belajar... belajar apapun
karena kelak, saya akan menjadi seorang ibu dari anak yang cerdas, baik akhlaknya, dan penuh gairah,
saya tak mau menjadi ibu yang pemalas, kurang pengetahuan, kurang iman, dlll

anakku,
kini bunda belajar,
semangat, memperbaiki diri, membina diri bunda sendiri
demi kamu anakku sayang....

kata dian sastro ''anak yang cerdas terlahir dari rahim seorang ibu yang cerdas''

okeee.... ingat anak ingat semangat...

ku didik diriku
ku bina diriku
demi anakku

kegejean... saya ini belum ada calon tapi sudah mempersiapkan diri, mempersiapkan design rumah, mempersiapkan nama-nama untuk anak saya nanti,
semoga calon suamiku nanti bisa menerima dan satu tipe, satu tujuan, satu visi, satu misi, walau beda karakter sifat. dan yang pasti yang bisa mengendalikanku, sehingga saya bisa manut ga keras kepala.
yang bisa membuat saya mengalah dan bicara ''oh iya, kamu benar, saya faham dan saya mengikuti langkahmu''

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...