Ketika rasa takut itu muncul...
Takut akan kehilangan
Takut akan perpisahan
Takut akan akan segala bentuk perasaan
Dan yang ditakutkan memang benar akan terjadi....
Sahabat
Memang seharusnya aku tak harus cemburu... karena kau bukan miliku semata.
Ah itu hanya perasaanku saja
Sebenarnya itu tak akan terjadi
Tapi kau tau sahabat
Aku takut kehilangan perhatian dari kalian
Aku takut kehilangan pengertian dari kalian
Aku takut kehilangan masa-masa bersama kalian
Sahabat... egois sekali diri ini
Tapi sahabat
Kau tau... hari demi hari aku sudah mulai mepersiapkan itu semua
Mempersiapkan akan berpisah dengan kalian
Mempersiapkan diri untuk tak mendapatkan perhatian dan pengertian kalian seperti dulu.
Mempersiapkan menguatkan batin ini.. jika ada masalah tidak langsung ke kalian. Tapi aku mwncoba untuk memendam dan menyelesaikannya sendiri.
Mempersiapkan kau kan diambil oleh seseorang yang mencintaimu dan kau cintai. Dan
Mempersiapkan untuk tidak berkomuniasi intens dngan kalian...
sahabat
Kalian ingat pertemuan kita pertama
Di kampus
Di rumah
Setiap hari bertemu
Jalan jalan bersama
Di kampus mengurus organisasi, diskusi,
Kuliah bareng berorganisaasi bareng tertawa, walau background organisasi kita berbeda tapi tetap satu
Mengisi outbound bareng, mengisi materi acara bareng.
Hari hari tlah kita lalui sahabat.
Aku sangat meridukan masa kita bersama berkumpul.
Kalian main ke rumah, dan selalu ada pisang goreng coklat keju+ teh hangat kesukaan kalian
Kalau ke rumah pasti aku buatin dan pasti langsung habis.
Sungguh
Aku terlalu melankolis dan terlalu takut kehilangan kalian
Kalian tau sendiri... aku memang gampang bergaul dan punya banyak teman tapi
Hanya kalian yang bisa aku percaya untuk mencurahkansegala isi hatiku
Segalanya semuanya tak ada yang tak ku ceritakan pada kalian.
ingat janji kita ya sahabat...
kan selalu menguatkan dalam doa.
sahabat
Tetaplah menjadi sahabat
Yang selalu mendoakan walau raga terpisah jarak
Takut akan kehilangan
Takut akan perpisahan
Takut akan akan segala bentuk perasaan
Dan yang ditakutkan memang benar akan terjadi....
Sahabat
Memang seharusnya aku tak harus cemburu... karena kau bukan miliku semata.
Ah itu hanya perasaanku saja
Sebenarnya itu tak akan terjadi
Tapi kau tau sahabat
Aku takut kehilangan perhatian dari kalian
Aku takut kehilangan pengertian dari kalian
Aku takut kehilangan masa-masa bersama kalian
Sahabat... egois sekali diri ini
Tapi sahabat
Kau tau... hari demi hari aku sudah mulai mepersiapkan itu semua
Mempersiapkan akan berpisah dengan kalian
Mempersiapkan diri untuk tak mendapatkan perhatian dan pengertian kalian seperti dulu.
Mempersiapkan menguatkan batin ini.. jika ada masalah tidak langsung ke kalian. Tapi aku mwncoba untuk memendam dan menyelesaikannya sendiri.
Mempersiapkan kau kan diambil oleh seseorang yang mencintaimu dan kau cintai. Dan
Mempersiapkan untuk tidak berkomuniasi intens dngan kalian...
sahabat
Kalian ingat pertemuan kita pertama
Di kampus
Di rumah
Setiap hari bertemu
Jalan jalan bersama
Di kampus mengurus organisasi, diskusi,
Kuliah bareng berorganisaasi bareng tertawa, walau background organisasi kita berbeda tapi tetap satu
Mengisi outbound bareng, mengisi materi acara bareng.
Hari hari tlah kita lalui sahabat.
Aku sangat meridukan masa kita bersama berkumpul.
Kalian main ke rumah, dan selalu ada pisang goreng coklat keju+ teh hangat kesukaan kalian
Kalau ke rumah pasti aku buatin dan pasti langsung habis.
Sungguh
Aku terlalu melankolis dan terlalu takut kehilangan kalian
Kalian tau sendiri... aku memang gampang bergaul dan punya banyak teman tapi
Hanya kalian yang bisa aku percaya untuk mencurahkansegala isi hatiku
Segalanya semuanya tak ada yang tak ku ceritakan pada kalian.
ingat janji kita ya sahabat...
kan selalu menguatkan dalam doa.
sahabat
Tetaplah menjadi sahabat
Yang selalu mendoakan walau raga terpisah jarak
Komentar
Posting Komentar