Langsung ke konten utama

sahabat

Ketika rasa takut itu muncul...
Takut akan kehilangan
Takut akan perpisahan
Takut akan akan segala bentuk perasaan

Dan yang ditakutkan memang benar akan terjadi....
Sahabat
Memang seharusnya aku tak harus cemburu... karena kau bukan miliku semata.
Ah itu hanya perasaanku saja
Sebenarnya itu tak akan terjadi
Tapi kau tau sahabat
Aku takut kehilangan perhatian dari kalian
Aku takut kehilangan pengertian dari kalian
Aku takut kehilangan masa-masa bersama kalian

Sahabat... egois sekali diri ini
Tapi sahabat
Kau tau... hari demi hari aku sudah mulai mepersiapkan itu semua
Mempersiapkan  akan berpisah dengan kalian
Mempersiapkan diri untuk tak mendapatkan perhatian dan pengertian kalian seperti dulu.
Mempersiapkan menguatkan batin ini.. jika ada masalah tidak langsung ke kalian. Tapi aku mwncoba untuk memendam dan menyelesaikannya sendiri.
Mempersiapkan kau kan diambil oleh seseorang yang mencintaimu dan kau cintai. Dan
Mempersiapkan untuk tidak berkomuniasi intens dngan kalian...

sahabat
Kalian ingat pertemuan kita pertama
Di kampus
Di rumah
Setiap hari bertemu
Jalan jalan bersama
Di kampus mengurus organisasi, diskusi,
Kuliah bareng berorganisaasi bareng tertawa, walau background organisasi kita berbeda tapi tetap satu
Mengisi outbound bareng, mengisi materi acara bareng.
Hari hari tlah kita lalui sahabat.
Aku sangat meridukan masa kita bersama berkumpul.
Kalian main ke rumah, dan selalu ada pisang goreng coklat keju+ teh hangat kesukaan kalian
Kalau ke rumah pasti aku buatin dan pasti langsung habis.

Sungguh
Aku terlalu melankolis dan terlalu takut kehilangan kalian
Kalian tau sendiri... aku memang gampang bergaul dan punya banyak teman tapi
Hanya kalian yang bisa aku percaya untuk mencurahkansegala isi hatiku
Segalanya semuanya tak ada yang tak ku ceritakan pada kalian.
ingat janji kita ya sahabat...
kan selalu menguatkan dalam doa.

sahabat
Tetaplah menjadi sahabat
Yang selalu mendoakan walau raga terpisah jarak






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...