Langsung ke konten utama

part 1

beberapa hari lalu...
ketika seorang teman mengajak jalan-jalan alias dia punya hutang anggaplah begitu. 

awalnya pembicaraan biasa saja. tapi begitu dia tanya ''ngapain kamu ke psikolog, cerita lah''
tiba-tiba saat itu juga nafas terasa sesak, mulut akan bicara tapi tak bisa susah untuk menjelaskan , seperti terbungkam dan bingung, 
baru menyadari saya belum benar-benar cleansing.
baru menyadari saya belum benar-benar selesai 
baru menyadari ternyata saya belum benar-benar bisa cerita satu persatu, step by step, urut dan teratur, 
orang kalau sudah cleansing dia akan kelihatan lebih ceria, semangat, kalaupun ditanya permasalahan masa lalu pasti bisa menjawab dengan lebih lancar, tenang dari intonasi bicara, dari auranya, dari tatapan mata, dari pilihan kata yang digunakan.
dalam perjalanan pulang saya benar-benar tak bisa menikmati,
walau dia (teman) bilang ''sudah lah, kalau cerita terus nanti tak bisa menikmati''
iya memang semenjak saat itu tak bisa tenang, tak tau apa yang harus dilakukan, 
dalam benakku hanya ada 3 sahabat, F,T, dan C, ingin lari bertemu mereka, ingin meluapkan segala yang ada. 
bukan masalah cinta, atau laki-laki, lebih dari itu, yang masih mengganjal dalam hati, yang masih terpenjara dalam tubuh ini, 

saya ingin keluar dari kotak ini, 
saya ingin meninggalkan puzzle-puzzle masa lalu, 
saya ingin hidup lebih hidup, 
saya ingin benar-benar ikhlas dan bebas, 
saya ingin menatap masa depan tanpa takut jika melihat masa lalu, 

so... complicated!!!

Allah... kuatkan saya... make me strong!!!
oia jadi teringat hastag #akurapopo #kowekudustrong

entahlah.. saya ingin benar-benar cleansing...




Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...