Langsung ke konten utama

Cecunguk

itu nama panggilanku untukmu ''cecunguk''
kenapa ku panggil itu, karena kamu sangat menyebalkan,
karena kamu mengobrak abrik hatiku 
karena kamu memenuhi otak dan fikiranku,,
padahal aku sudah terlalu sibuk, tapi kamu muncul muncul lagi di sela kesibukanku
sangat menyedihkan...
jadilah namamu cecunguk...

aku tak membencimu, 
aku tak menyalahkanmu, kamu tidak bersalah apapun,
tapi aku marah sama diriku sendiri tak bisa menahan rasa ini
tak bisa mengontrol hadirmu dalam fikiranku 
sedih rasanya, sangat sering aku menangis di hadapanNYA
bukan menangisi kamu, tapi menangis karena yang ada di fikiranku bukanALLAH 
tapi kamu, yang belum halal bagi ku,
mungkin aku terlalu sombong, dulu pernah, ku berkata, aku tak mungkin merasakan cinta pada yang belum halal sampai bingung sendiri, tak akan mungkin. 

Allah ampuni hamba atas kesombonganku. 
entah apa yang merasuki hati ini,
sekarang aku merasakannya, sungguh sangat menyiksa 
aku ingin mengalahkan ini semua, 
komunikasipun sudah kubatasi, 
menengok media sosialmu pun sudah tak pernah, 
sekuat tenaga aku berjuang agar kamu tak ada dalam benakku 
jauh dalam lubuk hatiku paling dalam, aku tak menginginkan ini semua, 
aku tak bisa menikmati cinta yang belum halal
cinta yang hakiki bagiku adalah cintaku padaNya dan pada orangtuaku 
dan pada suamiku nanti, 
aku tak mau mengecewakan suamiku, karena kau hadir sebelum suamiku datang 

Aku rindu saat-saat bercinta dengan-Nya. 
Aku rindu saat-saat bersama dengan sahabat-sahabatku dan merasakan manisnya ukhuwah. 
Aku rindu,. Aku rindu…Allah... 
Bantu aku untuk menghentikannya Rabb...Fitrahkah ini? Sungguh ujian fitrah yang menyakitkan.
Sakit karena mencintai seseorang sebelum saatnya.
Sakit karena tiap hari harus berusaha sekuat tenaga untuk mengikis rasa ini.
Dan yang paling sakit, karena aku sudah menghianati cinta-Nya, alpa dalam mengingat-Nya, 
lupa untuk memuji-Nya, dan tidak hadir untuk menjumpai-Nya di sepertiga malam. Aku rindu.
Aku rindu dengan indahnya sujud, merasakan kenikmatan menemui-Nya dalam keheningan malam.

Ya Rabb, Aku takut dan malu kepadaMu, karena diriku sekarang sedang jatuh Cinta,
aku takut kepadamu karena aku takut rasa cinta ini akan membuatku lalai kepadaMu,
Ya Rabb, jika memang ini benar rasa Cinta, kuharap rasa ini tidak salah, semoga dia adalah orang yang selalu ingat, mencintai dan juga bertakwa kepadaMu.
 Dan jangan sampai rasa cinta ini menjadi nafsu,

kamu juga tidak pernah berusaha menarik perhatianku, berkata manis dan memuja-mujiku, dan malahan kamu kadang selalu menjaga hatiku karena takut kepadaMu,
Ya Rabb,, apakah salah jika timbul rasa itu di dalam hatiku kepadanya.
Semoga ku bisa menjaga rasa ini dengan baik, aku yakin jika memang dia jodoh terbaikku
Semoga Engkau akan menyatuhkan hatiku dan hatinya dengan ikatan suci yaitu pernikahan,
Aku juga tidak ingin mengotori hati dan diri ini dengan Cinta yang tidak halal buatku 
semuanya ku lakukan karena aku takut dan malu kepadaMu, akan aku jaga hati dan kesucian ini hanya karenaMu Ya Rabb,
Dan akan aku persembahkan kesucian ini untuk seseorang yang sudah halal buatku nanti, yaitu suamiku nanti.
Namun jika memang dia Bukan jodohku aku yakin Engkau akan membrikan jodoh yang terbaik buat hamba Mu ini, Aamiin 
Sebenarnya Aku takut kepadaMu ya Rabb atas ujianmu yang satu ini semoga hambaMu ini tidak terlena dengan cinta yang palsu ini, 
Aku takut Nanti Engkau Cemburu kepadaku, janganlah Engkau buat hambamu ini susah dengan adanya rasa ini, Aamiin,

cecunguk....cecungukk...cecunguk... dasar kamuuu....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...