Duduk di bawah pohon rindang, sendiri, melihat lalu lalang orang. ada yang berlari-lari, ada yang berjalan mengalun santai, ada yang sapa kanan sapa kiri, ramai sekali,
tapi satu orang ini hanya sendiri, mencoba menelaah dan merenung tentang sekitarnya,
satu orang ini berimajinasi dengan otaknya tentang masalalu,,
masa lalu ketika masih seperti mereka yang dilihatnya.
rindu akan masa yang tak kan pernah bisa kembali lagi,
mungkin tak akan pernah terulang lagi,
rindu dengan kebersamaannya bersama orang-orang yang berjuang dalam satu tujuan.
memikirkan yang mungkin tak pernah orang lain fikirkan, memikirkan banyak orang dalam isi kepalanya.
iya... satu orang ini merindukan mereka, ketika duduk sendiri, hanya hembusan angin yang menemaninya.
satuorangini tidak kehilangan kawannya, tapi terpisah, terpisahkan oleh jarak dan takdir dari masing-masing kawannya.
Batu, 22 mei 2014
Komentar
Posting Komentar