Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Maafkan aku

Allah maafkan hambaMu yang hina ini, Aku tau aku salah, tapi mengapa dia selalu hadir dalam benakku, kucoba untuk mengalihkan dia dari fikirku, tapi bayangannya selalu muncul, Ampuni hamba yang tak bisa menjaga mata, tiap ku tatap matanya terpancar ketenangan dalam sikap, Ampuni hamba yang tak bisa menjaga telinga, ketika dia bicara ku bisa merasakan kesejukan dari cara bicaranya, Ampuni hamba yang tak bisa menjaga pandangan, ketika dia berjalan memperlihatkan ketegasan, Maafkan aku ya allah tlah berbuat zina mata,telinga, dan hati yang seharusnya tak kulakukan, Hendakkah engkau mengampuni dosa yang tertimbun dalam diri ini, Allah Engkau Maha Pemurah Allah Engkau Maha Besar, Allah Engkau Maha Pengampun Maafkan hambaMu ini, sungguh ku menyesal karna tlah lalai dalam menjaga amanah suci raga ini. Ya allah jagalah hati ini dalam cinta suciMu, jauhkanlah hambamu dari hati kotor, Ya Allah maafkan aku tlah memasukan dia dalam hatiku melebihi cinta padaMu, Allah D...

Teruntuk Bapak dan Ibu

Bapak, ibu aku bangga pada kalian, terimakasih kalian  sudah membina, mendidik, membesarkanku sampai aku tumbuh menjadi gadis remaja berumur 22 tahun. Ibu yang sudah mengandung selama 9 bulan, melahiran dengan taruhan nyawanya, menyusui selama 2 tahun, memandikan saat bayi, membersihkan dengan kelembutan saat buang air besar/kecil, rela begadang tengah malam ketika aku merengek minta ASI, selalu minta gendong. Bapak yang sudah memberikan aku nafkah, memberikan perhatian ketika aku masih  bayi, rela begadang menggantikan ibu ketika ibu istirahat, paginya bekerja membanting tulang untuk membeli susu dan kebutuhanku. Terimakasih bapak dan ibu atas pengorbananmu selama ini Aku belum menjadi anak yang bisa membahagiakan kalian berdua, aku hanya bisa merepotkan kalian, meminta uang, meminta ini itu, menanggung seluruh kebutuhanku selama 22 tahun lebih ini. Tapi kalian selalu memberiku tanpa mengeluh, berusaha memberiku yang terbaik, rela berpisah demi kebahagiaanku da...

Dunia Anak

Bahagiaku dengan duniaku Aku menikmati dan mensyukuri hari-hariku, jika aku ingin bercengkarama dengan nenek dan kakek, aku bisa mengunjungi mereka d panti jompo, seru sekali rasanya main bercerita bersama mereka, klo mau berbagi keceriaan aku bisa bersama anak-anak di lingkungan rumahku, aldo, jeni, andri, gilang, dkk. Jika ingin meluapkan isi hati, aku bisa menulis. Sungguh allah telah memberiku kenikmatan kenikmatan tak terhingga. Disini aku ingin bercerita tantang anak didikku, aldo anak kelas 2 SD, yang telah ditinggal pergi ibunya dan tinggal bersama kakak dan bapaknya saja di rumah. Selalu terlihat riang dan santun, tapi yang namanya anak-anak ya sedikit nakala lah ya J Jenny, anak berkulit hitam manis ini selalui riang dan gembira, tapi kalau belajar matematika mood mnya menjadi jelek dan tak semangat. Memang dia tak suka belajar matematika, nah inilah tantangan bagiku menunjukan bagidia kalau matematika itu pelajaran yang asyik dan menyenangkan, namun sampai saat i...

Terimakasih

Terimakasih engkau telah menjagaku dengan caramu. Ketika banyak orang beranggapan ingin menjaga orang yang disayanginya dengan selalu bertanya dimana dan sms atau telpon,  tidak dengan dirimu. Menjagaku dengan doamu, menitipkan seselip doa untukku melewati Tuhan Menjagaku dengan tidak pernah ingin tau aktivitasku atau tidak dengan sms setiap saat Menjagaku dengan tidak jalan berdua, walaupun kesempatan itu ada. Menjagaku dengan tak pernah menyentuhku,  cincin yang engkau beripun tak engkau pakaikan langsung ke jemariku melainkan memberikan ketika engkau mengkhitbahku sebagai tanda ikatan menuju ‘’ikrar’’ itu Menjagaku dengan selalu mengingatkanku untuk membaca buku tentang keakhwatan dan ummahat Aku tau hal itu bukan karena engkau tak mencintaiku, tapi engkau takut pada Tuhanmu dengan menjaga hati dan sikapmu sebelum ikrar perjanjian itu terucap. Semoga kita selalu itiqomah dalam menjaga diri masing-masing sampai janji itu terucap setelah  saat itu ...

Cermin Diri

Cermin diri Memantaskan diri dihadapanNYA Banyak orang bilang, ‘’jodoh kita itu ya cerminan diri kita sendiri’’ jadi kalau ingin mendapat jodoh yang kita inginkan, misal; baik, bertanggung jawab, agamanya kuat, pintar dan bagus membaca al quran maka kita juga harus bisa berusaha seperti itu. Nah, kalau kata tanteku yang udah punya anak 4, pernikahaan itu berbeda dengan masa-masa pacaran, pacaran itu kebohongan belaka, muncul sifat aslinya setelah pernikahan. Katanya dulu si Om orangnya keren dan terpandang klo diluar, tapi klo didlm rumah ngebuat tanteku illfeel. Hehe… Ini masih ngelanjutin pernyataan tanteku ya, tugas seorang istri itu afdolnya menjadi ibu rumah tangga, mendidik dan membina anak-anak menjadi generasi penerus yang rabbani. Kalau bapak-ibunya ga jelas, dan tidak mengerti agama mau jadi apa anaknya. Jangan sekali-kali menitipkan anak di tempat penitipan anak, baby sister ato apa lah itu, pendidikan agama bagi anak balita sampai umur 14 tahun itu masih ...

Bapak :)

Bapak Panggilan yang biasa aku sebut kepada beliau yang sudah berumur separuh abad. Bapak yang selalu membimbingku dan mendidiku. Mulai umur 13-22  aku hidup bersama bapak di malang. Beliau adalah orang yang luar biasa di mataku. Tidak pernah marah, tidak pernah mengeluh dan bertanggung jawab. Hal pertama yang menyentuh ku adalah ketika bapak membelikanku mukenah pas awal aku mengikuti agamanya, maklum dulu sejak kecil aku di besarkan bersama ibu dan nenekku yang notabene beragama non islam, konon katanya dulu eyangku sakit-sakitan terus dibabtis, habis itu selang beberapa hari langsung sembuh, dan akhirnya makin kental aja ajaran agama itu. Ya sudah sekarang berlanjut nomongin bapakuku tercinta. Setelah itu ketika aku memakai jilbab pun langsung aku dibelikan 3 jilbab, masih teringat warnanya hijau tosca, coklat dan kuning. Mungkin dibenak bapak merasa bahagia aku telah berhijab. Bapakku orangnya pekerja keras, selalu memberi nafkah untuk keluarganya. Sering aku dan bapa...

bingung -_-''

Gundah gulana, bingung, ragu, takut campur aduk… benar itu yang sekarang aku rasakan, detik demi detik waktu pun terus berlalu, dan pasti hari bersejarah itu akan tiba. Dalam hati ku yang paling dalam memang masih ada ketakutan dan keraguan, saran dari seorang temanku supaya aku beristikharah, sampai hati berasa mantap. Banyak yang ada dibenakku, aku berfikir, apakah nantinya setelah menikah aku bisa jalan-jalan menjelajah alam yang notabene itu merupakan hobiku dari dulu, apakah masih bisa jalan-jalan bersama-teman temanku, menginap di rumah teman dll. Dan apakah aku masih boleh bekerja untuk bisa menambah pundi-pundi keuangan keluarga dan memanfaatkan ilmu yang aku dapat selama dibangku kuliah. Hmmm itu lah ranjau-ranjau yang memenuhi otakku sampai detik ini. Sebenarnya aku faham dan tau bahwa islam itu memuliakan wanita, pintu-pintu surge terbuka lebar bagi wanita yang taat beriman pada allah dan suaminya. Mengikuti perintah suami dan membahagiakannya. Tapi gimana ya ,, ya all...

pagi cerah

teringat kata teman ''skripsi itu untuk dikerjakan bukan difikirkan kalau difikirkan bikin galau'' mulai dari situlah motivasi menyelesaikan tugas akhir ini kembali membara. selain itu juga motivasi untuk segera berkumpul dengan ibu, menemani ibu yang sendiri di rumah sana, dan tidak membebani bapak dengan selalu diberi uang jalan ke kampus setiap minggu, dan segera memikirkan, menyiapkan diri untuk melengkapi dien. yaa, aku harus segera menyelesaikan tugas akhir ini demi orang-orang yang aku cintai, dan melangkahkan kaki untuk yang lebih jauh lagi demi masa depan yang bahagia. semangat ^_^ sabtu, 8 september 2012

Masa Depan

dulu semasa jaman SMA aku mempunyai cita-cita menjadi guru, atau penulis. hehe dan sekarang selama 4 tahun ini aku malah kuliah di kedokteran hewan, memang tak ada kaitannya. dan sekarang aku mempunyai cita-cita yaitu: menjadi anak shalihah (muslimah shalihah) penghuni surga dan mencoba memperbaiki diri supaya seperti khadijah, maryam, aisiyah,dll, perempuan-perempuan zaman nabi Muhammad SAW serta membahagiakan orangtua. menjadi istri yang berbakti dan membahagiakan suami, menjadi madrasah dan pendidik bagi anak-anakku kelak nanti supaya mnjadi generasi Rabbani menjadi tiang negara melalui pendidikan di keluarga aamiin ^_^ selain itu juga ingin mempunyai yayasan untuk anak tidak mampu dan anak yang tak punya ayah dan ibu, sekaligus menjadi penulis aamiin ya rabb Senin, 6 agustus 2012 Batu, Ramadhan

Al Quran adalah Inspirasiku

Al-Quran adalah Inspirasiku  Agamaku yang aku anut sekarang adalah islam. Islam mempunyai kitap suci yaitu Al Quran, didalamnya terdiri dari 30 juz, 114 surat. Dan surat-surat di dalam Al Quran tersebut turun di mekkah dan madinah. Surat yang turun di mekkah disebut makkiyyah dan turun di madinah disebut Madaniyyah. Sejujurnya aku baru mengenal Al Quran 4 tahun ini, padahal sudah sejak lama aku menganut agama ini. Iya kalau di hitung sudah 8 tahunan. Pernahkah kita berfikir bawasanya tulisan dan kalam-kalam ALLAH itu merupakan jawaban segala pertanyaan setiap permasalahan di dunia  ini. Subhanallah Sungguh aku merasakan ada hal yang beda ketika dulu pertama aku mendengar bacaan Al Quran, enak di dengar, membuat hati adem dan tenang. Alunan ayat suci itu begitu menggetarkan hati. Dari Al Quran aku belajar tentang kehidupan. Ternyata kehidupan ini tidak abadi, yang abadi hanyalah akherat.  Mengapa kita berobsesi untuk mengejar kebahagiaan dunia tetapi terkadang me...

Bromo next time ^_^

Pengalaman ini untuk kesekian kalinya, aku dengan temanku berencana ke bromo dalam acara upacara kasada, beberapa hari kami sudah pempersiapkan, mulai dri koordinasi, Tanya teman-teman, mencari masa/ pasukan buat di ajak yg pingin ikut. Hah tapi apa daya pas hari H aku tidak jadi berangkat karena sepedaku mogok, dan akhirnya aku pun membatalkan rencana untuk ke bromo :( sediiihhhh Berawal dari sepedaku mogok, padahal sebelumnya dipakai juga lancar jaya. Kemudian aku titipin di tempat bengkel ban, setelah itu aku pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat magrib dan buka puasa. Alhamdulillah bertemu dengan ibu-ibu yang baik dan memberiku makan #melas banget ya aku :D Saat itu juga aku langsung menghubungi adik kelas dan temanku si puput. Eh dia sms ternyata memang ada perasaan ga enak dan ragu untuk berangkat, apa lagi dimas(teman puput) juga ga bisa berangkat karena harus kerja, dia bilang semakin yakin untuk tidak ikud, apa lagi ditambah sepeda ku mogok, petunjuk-petun...

Kekuatan Iman

Bismillah Sanggupkah aku kuat menghadapi ini semua, pertanyaan ini yang selalu terngiang-ngiang di pikiran ku….okeh tapi ini lah hidup aku harus bisa kuat menghadapinya. Sebenrnya aku bingung akan menulis nya gimana, awal penulisannya gimanaa… Masalah diTV tentang N** membuat aku dan adik ku terpojokkan didalam keluargaku yang mayoritas non is (bukan mayoritas sih, emang semuanya dari keluarga ibu) dan di curigai msuk dalam golongan tersebut, dalam suatu saat aku di telpon ibu mengenai hal ini, hmm sangat ironis dn trenyuh banget. Dan tiba-tiba yang bikin aku kaget adalah dapet kabar dari om ku kalo aku dan adek ku sedang dibicarakan di keluargaku disana, mereka berfikir aku memakai jilbab panjang, sering pakai rok, dan tidak pernah membuka jilbab di hadapan mereka (mereka berfikir masih 1 saudara saja kok masih di pakai jilbabnya), dan saya tegaskan lagi Saya memakai jilbab krna rambt sya BUKAN MILIK SAYA SENDIRI,tpi MILIK Allah n Allah memerinthkn utk mntup di depan orang yan...

tulisan dadakan kala itu

lama sudah ku tak menulis Tiba –tiba aku pingin menulis ttg hal ini karena rasa rinduku pada kalian. Ibu bagaimana kabar mu disana? Sudah 7 bulan tak bersua, mau telpon ibu selalu sibuk,, kalo pas ibu telpon pas aku lagi sibuk,,,dan hingga akhirnya telfon tak ada 10 menit.  Ayah bagaimana kabar mu di sana, aku saying dan kangen sama ayah, pergi bertugas nanjauh di ujung timur pulau Indonesia.. semoga ayah selalu di beri keselamatan dan kebarokahan di setiap detiknya.. Adik ku nana,, bagaimana kabar mu di jogja, sudah kurang lebih 6 tahun bersama di rumah ini, dan tak terasa hari itu datang juga, di mana kamu sekolah di sana untuk menggapai citamu, sesak dada ini jika mengingat waktu-waktu bersamamu, disaat bertengkar rebutan remote tv, bersih-bersih rumah bersama, sharing masalah agama bersama, dan aku rindu pesan-pesan mu dalam meningkatkan iman kita, Aku rindu adik ku rio,yang lucu, yang paling ganteng, paling kritis,dan sekarang dia sekolah di pesantren ternama, rindu ...

Hujan, Pelangi dan Senja

Tulisan ini terinspirasi ketika perjalananku pulang di iringi dgn detukan gerimis hujan . Senja datang menorehkan rona warna jingga nan kemerahan, begitu indah di balut dengan goresan warna pelangi yang menghiasi langit. Terlintas dalam benakku 3 sahabat yang identik dengan ketiga kata di atas, yaitu hujan, senja dan pelangi. Maka terlintas lah difikirku tuk membuat sebuah rangkaian kata indah seindah pandanganku di waktu senja ketika itu. Keindahan semburat rona mega senja dengan jingganya setelah  rintikan air hujan tertelik sebuah garis melengkung yang tak terhalang oleh apapun yang biasa disebut pelangi, dan bau tanah setelah hujan adalah kombinasi keindahan yang selama ini belum pernah ku rasa. Rintikan hujan pun turun dengan lembutnya, mendinginkan jiwa yang gundah menjadi tenang. Dentumannya menghilangkan rasa sesak dalam jiwa karna permasalahan yang telah hinggap sejak lama. Buliran air hujan seperti mengalir dalam nadi dan tercebur dalam hati, seolah mengajarkank...

Demi Cinta IBU

Terngiang teringat dirimu dalam kesendirianku ibu Di pojok ruang kutulis dalam secarik kertas Tentang mu ibu Dalam ruang yang sunyi dan hampa Dalam suasana rindu penuh gundah gulana Jika memang jarak memisahkan kita, itu karena kehendakNya Direlung hati ku hanya ada namamu Rintihan tangis dalam setiap sujudku kusebut namamu Suaramu selalu berdengung dalam telingaku Pesanmu selalu kuingat dalam setiap langkah hidupku Pelukanmu terasa hangat saat kucium tanganmu sebagai tanda kita berpisah Ketegaranmu menghadapi penyakit itu selalu kupakai sebagai motivasiku             Bayang-bayangmu selalu ada dalam mimpi malamku             Guratan wajahmu dengan senyuman itu selalu ada dalam retinaku             Dan itu semua memberikan harapan baru untuk ku Wahai angin sampaikan rasa sayangku dengan le...

Menjadi Diri Sendiri

saya mempunyai impian2,, dan tingkat kesuksesan masing2 orang berbeda2, jadi jangn samakan, ksuksesan orng lain dgn diri sndiri karena menjadi diri sendiri maka akan terlihat karaktermu sendiri karena setiap orang diciptakan berbeda-beda, dgn berbeda itulah akan terlihat keindahan sebagai khalifah di bumi Aku adalah aku…Atas semua yang terjadi dan belum terjadi… atas kehendak Illahi ataupun kehendak diri…. aku tetap aku… yakin dan jujur pada diri sendiri, maka hidup akan bahagia daripada hidup penuh kepalsuan belaka mnjadi diri sendiri itu sangat penting, diri kan menjadi lapang, bahagia, krn menjdi orng lain pasti kan melelahkan hidup diatas kemunafikan jika kita blm mnjadi diri sendiri berarti kita belum mensyukuri dan ikhlas atas nikmat yang Allah berikan pada kita, so jdi lah diri sndiri kuncinya adalah bersyukur, qona'ah, ikhlas dan sabar

Ibadah wanita di kala ''datang bulan''

Bismillahir-Rahmaanir-Rahi m ... Apa saja ibadah yang dibolehkan bagi wanita di kala haidh? Ada penjelasan amat bagus dari seorang ulama besar saat ini, Syaikh Kholid Al Mushlih, murid senior Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah. Syaikh Kholid bin ‘Abdillah Al Mushlih hafizhohullah menerangkan: Haidh dan nifas adalah suatu ketetapan Allah bagi kaum hawa karena ada hikmah dan rahmat di balik itu semua. Para ulama telah sepakat (baca: ijma’) bahwa wanita haidh dan nifas dilarang melakukan shalat yang wajib maupun yang sunnah, serta tidak perlu mengqodho’ (mengganti) shalatnya. Begitu pula para ulama sepakat bahwa wanita haidh dan nifas dilarang berpuasa yang wajib maupun yang sunnah selama masa haidhnya. Namun mereka wajib mengqodho’ puasanya tersebut. Para ulama pun sepakat bahwa wanita haidh dan nifas boleh untuk berdzikir dengan bacaan tasbih (subhanallah), tahlil (laa ilaha illallah), dan dzikir lainnya. Adapun membaca Al Qur’an tentang bolehnya bagi wanita haidh dan n...

Galau *_*

Ya alloh aku galau…:( Diam dalam kegalauan untuk mencapai cahaya jalan keluar. Kegalauan ini muncul seusai ramadhan kemarin. Renungan2 yg bergejolak di hati dan pikiran ku saat ramadahn untuk memperbaiki diri dan menatap masa depan sangat membingungkan dan aku bingung mulai dari mana.. Mungkin dari awal kalimat 1 paragraf tadi sudah terbaca kegalauan ku. Dan mungkin ini jawaban dan hasil dari kegalauan ku selama ramadhan dan sampai 1 minggu perkuliahan. Yang pertama, aku merasa saat ramadhan sudah terakhir merasa belum maksimal beribadah. Dan menyia-yiakan waktu kemarin, akhirnya menyesal, merasa kehilangan bulan pernuh berkah, ampunan dari Nya.merasa apakah aku akan dipertemukan ramadhan tahun depan? Hal itu salah satu yang membuatku galau. Tapi apa daya, bulan ramadhan kini telah berakhir, memasuki bulan syawal, dan aku yakin akan lebih baik dari hari kemarin, insyalloh akan bertemu ramadhan tahun depan amiin. Kemudian bertemu dan berkumpul dengan adek-adek ku di ruma...