Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

VENESIA

berdiri anggun di ujung sampan kecil bak putri kerajaan menyusuri kanal-kanal biru nan tenang sesekali menyapa tepukan riuh dari seberang kanan dan kiri menikmati dentingan mozartyang mengalun syahdu bagai pagar betis pelindung kanal sinar mega senja dari bibir kanal seolah menambah elegan sungguh suasana romantis kala pasangan anak manusia saling merangkul, diatas sampan kecil menorehkan kesan damai nan suci, memadu kisah kasih bercahay lampu jalanan terbingkai oleh gagahnya jembatan menatap bangunan yang menjulang tinggi sungguh kota impian untuk menjemput cinta Venesia... ijinkan aku menjemput cinta di sini.

Keyakinan

setelah membaca sebuah artikel, sebuah tulisan pendekpun akan ku bagi di sini,  tentang keyakinan Doa,  kita sering dan pernah merasakan betapa capeknya  berdoa tapi belum juga dikabulkan oleh Allah.  jadi disini siapa yang salah? yang pasti bukan Allah, karena DIA Maha Benar, Maha Mengetahui. jadi patutlah kita yang harus intropeksi diri.  memang mungkin ada doa yang lebih pantas di dengar di banding doa kita, tapi di sini saya bukan menganggap ALLAH pilih kasih, tapi dia sungguh Maha pengasih, atau ALLAH ingin mengetahui usaha, doa kita, Allah rindu akan  lantunan doa-doa kita, Allah meminta untuk kita sabar dan yakin.  yakin.... jangan pernah bosan dan merasa doa kita jauh dari PendengaranNYA, jangan pernah merasa doa kita tidak diterima OlehNya. jangan pernah merasa doa kita tidak pantas untuk dikabulkan OlehNYa,  selama kita meminta dengan cara yang baik dan diwaktu yang baik InsyaaALLAH pasti akan ada jawaban terindah da...

kata-kata

ceritanya, aku ke rumah songgoriti, karena biasanya hari kamis, jumat aku inap di rumah songgoriti sekaligus jadi babu red : bersih-bersih rumah.  sejujurnya sih aku lebih kerasan tinggal di sini daripada di rumah tlekung.  nah ceritanya, si fitri (anak SMP kelas 3, yang belajar di rumahku saat aku tinggal songgortiti ) dateng ke rumah sore, sepulang dia sekolah,  sore itu saat aku di depan rumah siram-siram bunga tiba-tiba dia datang,  ''mba silvi sombong, udah jarang ke sini, aku dilupain,,, sombong'' katanya dia. ''moso sih, biasa ae ah,,'' jawabku datar sambil sibuk siram bunga ''mba aku mau tanya ini' lanjutnya pada ku ''opo'' ''mba aku cantik ga sih'' tanya nya ''ngak'', jawabku datar,, ''ah mba silvi gitu, mbaaa serius'' nadanya yang sedikit manja ''hmmm... biasa aja sih, tapi jauh lebih cantik klo kamu pake jilbab,'' jawabku datar ...

Memori

sore tadi sepulang dari koass di kampus, aku iseng jalan-jalan keliling kampus, ke rektorat, gazebo UB, gedung widyaloka.. sehingga memori ku pun kembali ke masa lalu, dimana aku dan kalian sering berkumpul di sini. melingkar, berdiskusi masalah kampus, alias rapat.  aku kangen lowita, tya, nurul, icha, putri, aisyi, feby, nita, hanifah, isti, bundo tika, yani (ini yang cewek-cewek) dan teman-temen cowok yang lainnya,yang sering berdiskusi terkait organisasi.  rindu masa-masa kita berdiskusi masalah kampus, masalah spp, maba dan lain-lainnya. rindu jarkoman dari tya,  rindu menunggu di depan ruangan PR2 rindu melobby orang-orang rektorat untuk diajak hearing rindu jalan-jalan alias studi banding (dulu ke IPB dan UI) rindu gelak tawa, terkadang juga ada yang marah karena beda pendapat satu dengan yang lain rindu tempat bascamp kita (lobby widyaloka, gazebo UB, depan rektorat) rindu kalimat-kalimat motivasi dari kalian  ...

Doa

hampir setiap hari, pagi dini hari atau malam sebelum tidur ibu selalu telpon,  biasanya ini percakapannya  ibu : ''mba, hari ini masak apa? adek piye, suruh bantuin lah, biar mba ga begitu capek'' aku: '' iya bu, masak ini....ini..bla..blaa.. blaa.., iyo buk kadang bantuin kadang yo males'' ibu : '' yo di kandani, aku: '' siappp buk,'' ibu : '' bapak di mana? di rmh songgoriti, tapi sering ke ke tlekung kan, jenguk kalian?'' aku '' iya buk, klo sore k sini habis pulang kerja, tapi biasanya habis maghrib ato isya, balik k songgorti,'' ibu'' oalah, iyo,,, biarin bapak sak seneng e bapak wae yo, di jogo itu bapak, sebagai anak pertama''  aku :'' iya buk'' (sambil berfikir, trenyuh, kalau aku koass di jkt dan unair piye :(( ) ibu : ''koass e piye mba, kapan ke jkt?, berapa lama? terus ke unair kapan?'' aku :''doain aja buk...

Senandung Cinta

Satukan hatinya dan hatiku Ya allah..  satukanlah hatinya dengan hatiku dalam anugerah cinta suciMu agar tak terjerembab dalam nafsu dan dosa Ya allah..  satukanlah jiwanya dengan jiwaku agar belenggu rindu tak mengganggu walau terpisah jarak dan waktu semoga kesetiaan berpihak padaku Aku mencintainya dan aku menyayanginya san aku ingin hidup bersamanya mencapai ridhoMu hingga bahagia dunia akherat menuju JannahMu itukah dia doa, pintaku Harapan dalam hidupku Hatinya dan hatiku menyatu dalam ikatan SuciMu.                                                                            ~~~~~~__________~~~~~~ ...nya disini aku juga belum tau, belum ada sosoknya Pilihan Allah jauh lebih baik, kutunggu kehadiranmu dengan ikhtiar, sabar dan tawakal, selalu ada doa yang terucap untukmu ...

Tengkar

nama ku Silvia anjar kusuma, dan mempunyai 2 pejantan tangguh alias 2 adek laki-laki dibawahku pas, bernama Permana Indra Kusuma, biasa dipanggil nana dan paling bontot namanya Ikhsan Trio Pamungkas, biasa di panggil Rio.  kami bertiga sering tengkar, biasanya aku sama nana, kalau aku sama rio akur banget, malah sering curhat-curhatan, kalau rio sama nana, mereka sering bertengkar kalau udah kumpul, kayak Tom & Jerry. aku pindah ke malang ikut bapak saat SMA, dan dek nana SMP, jadi selisih kami 3 tahun, jadi ingat waktu dulu, bertengkar hampir tiap hari, entah masalah remote tivi, kamar berantakan, rumah berantakan, rebutan kursi saat mau belajar dan lain-lain, kalau gak gitu tendang-tendangan, dan akhirnya aku yang nangis. haha kalau diinget lucu dan konyol, aneh deh, kalau rio dari SD dan SMP di solo, di pondokan daerah wonogiri, dia jarang pulang. jadi kalau aku pulang k sana mesti aku sama ibu jenguk dia di pondokan. tak terasa kami sudah dewasa, adek nana...

Bagi Waktu

semenjak aku dan adek diungsikan bapak di rumah tlekung, aku menjadi perempuan yang mempunyai rutinitas terjadwal.  iya, bapak menyuruh aku dan adek menempati rumah di tlekung dengan alasan, biar asri ada yang nempati. dan bapak tetep tinggal di rumah songgortiti, sedikit mengeluh ga papa lah yaa,, di sini jauh dari warung yang jual masakan(makanan), jauh dari indomart/alfamart, jauh dari peradaban deh pokoknya. tapi alhamdulillah tetangga-tetangga di sini baik-baik, bakso lewat cuma siang dan sore, tukang jual nasi . mie goreng ga pernah lewat. beda banget suasananya kalau di songgoriti, mau makan tinggal ambil di cateringan (yg biasa masakin makakn buat aku, adek dan bapak), mau jajan tinggal lompat aja bisa, tiap menit ada bakso yang lewat, kalau malam selalu ada bunyi khas tukang jual sate, mie goreng, nasi goreng,  mau tahu telor, cap cay dll tinggal jalan selangkah juga nyampek. oh man!! rasanya pingiin balik aja ke rumah yang di songgoriti, tapi bapak g...

Sabar Tak Bertepi, Ikhlas Tak Berujung

teringat sesuatu ketika membuka laptop dan berniat mengerjakan laporan koass pilihan,  dan inilah ceritanya berawal dari pertemuan pertama di PUSVETMA surabaya tempat aku koassistensi pilihan, pagi itu aku bertemu dengan bu ani (nama samaran). beliau bekerja di pusvetma. duduk di sebelahku, padahal waktu itu semua yang bekerja pusvetma menjalankan apel pagi. pertama aku melihat ada yang ganjil dengan tubuh beliau, sambil tersenyum beliau bertanya padaku '' mba magang disini?'' ''iya bu, koassistensi kedokteran hewan,'' jawabku, ''bu, maaf sebelumnya, kok ibu ndak ikut apel?'' ku tanya balik, '' ndak mba, saya sakit, nanti kalau berdiri agak lama dan terkena panas malah tambah sakit, ow iya nanti di lab saya mungkin koassnya'' jawab bu ani.  belum tanya tentang penyakitnya apa, bu ani sudah mau ke ruang kerjanya sambil pamitan''mba saya duluan ya, nanti juga ketemu di lab''  ''iya...

Heboh

tulisan ini ada karena banyak komentar dari temen-temenku terkait penampilan saya mangapa? saya juga bingung, perasaan biasa aja,  mereka aja yang terlalu heboh, pertama, ke kampus pake sepatu yang ada pitanya... pipit, susan, isma, kristina, ocy dan adek-adek kelas pada komentar ada yg bilang ''sil, iki sepatumu, lha kok manis bangettt, tumben'' terus ''haha sepatumu kok unyu-unyu ngono sil'' dan ''tumben pake sepatu kayak gitu sil, biasanya sepatu cewek tapi yang sporty, jarang-jarang kamu pake kayak gitu'' banyak banget kan... ini cuma sepatu aja udah pada heboh,  ke dua, ke acara buber dan nikahan temen, saya pake gamis warna ungu, nah temen-temen SMA pada syok lihatnya ada yang bilang '' sil, kamu gpp kan? kok penampilanmu aneh?'' ''ada yang aneh dari kamu lho sil'' ''wah kamu udah berubah ya,, ada apa? ada apa?'' ''wah udah tobat sil, kayakny...

Suatu Saat

Impian Untuk Buah Hatiku… kapan yaa? masih lama kah? atau bentar lagi?  Untuk mendidik generasi masa depan harus dipersiapkan sejak dini, dan inilah caraku untuk menyiapkan buah hatiku nanti, gpp lah belum menikah, mungkin ini caraku memantaskan diri. Dalam lubuk yang paling dalam cita-citaku ingin menjadi ibu rumah tangga, full time, tapi tapi tapii eh tapi,,, aku juga pingin kerja, :D Tapi bukan ibu rumah tangga biasa, tapi luar biasa, kok mau? Trus apa alasanya? Mungin ini yang saat ini dalam fikiranku. Alasannya sederhana, anak-anakku adalah tabungan untuk akherat, Allah menitipkan dia untuk ku dan suamiku nanti, karena anak yang sholeh dan sholehah akan menjadi jalanku menuju JannahNya, aamiin ya rabb. Aku tak mau waktuku hanya terbuang untuk memikirkan dunia saja dan tak bisa melihat perkembangan anakku, di golden age, aku harus berusaha menjadi teladan yang baik, membina, mempunyai akhlak yang baik. Jika anakku nanti masih usia 1-2 tahun kan ku beri ...

Bintang-Bintang Hidupku

bintang bintang dalam hidupku, tak bisa ku jauh dari mereka, yang selalu mengingatkan ku pada kebesaran Allah, yang selalu membuatku bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan kepadaku dan mereka. mereka menjadi salah satu tujuan hidupku, tanpa mereka hari-hariku kan hampa dan tak berarti apa-apa. siapakah mereka? mereka adalah, nenek-nenek, kakek-kakek di panti jompo malang, anak-anak yayasan anak cacat, adik-adik panti dan anak-anak di rumah mentari :) dari dulu memang passionku di dunia sosial, cita-cita menjadi psikolog, dan kuliah di psikologi UGM, tapi apa daya, sekarang sudah koass di kedokteran hewan. tapi yang namanya passion ya udah mendarah daging di dalam diri,  mempunyai semangat baru ketika bercengkrama dengan anak-anak, membina, mendidik, memberi motivasi dan lain-lain. pertama aku akan ingin bercerita tentang nenek dan kakek2 di panti jompo, gelak tawa selalu terhias diwajahku melihat tingkah mereka. lucu bagiku, mereka seperti anak-...

Petualang

Awal sebelum masuk koass sebenernya udah meyakinkan diri untuk fokus koass dan ga berpetualang, alias ga bakal mbolang lagi... tapi entah kenapa godaan itu tetep ada,  oh man!!!  hidupku ada yang kurang kalau tidak jalan-jalan. mbolang adalah sudah menjadi bagian dari hidup ini. tak di sangka, ternyata walaupun jadwal koass padat merayap aku bisa mencuri waktu untuk berjalan-jalan ria. janji awal koass pada diri sendiri pun luruh,  tak bisa ditepati.  tapi ya bagaimana lagi. memang ini sudah menjadi bagian dari hidupku, mbolang, berpetualang bagiku adalah caraku untuk mencari semangat hidup yang baru. dari bolang aku bisa menikmati alam ciptaan Alloh betapa besarnya kuasa Alloh, menciptakan gunung langit, laut, dan alam yang begitu indah. selalu ada kesan dan cerita disetiap perjalanan, entah itu ketemu anak kecil di tepi jalan, nenek dan kakek pedagang. terkadang juga iseng pergi keluar rumah tanpa tujuan, entah ke mana mengikuti hari dan ...

Konsisten

jenuh fikiran koass dan di rumah... monoton, bosen dengan rutinitas yang ada, akhirnya aku tadi sore pergi ke suatu tempat, Masjid an-nur batu,  iya... masjid itu mempunyai kisah tersendiri,  ceritanya, dulu masa-masa penelitian, pulang dari kampus selalu sholat magrib di masjid tersebut, dan aku sering ngerjain skripsi di masjid itu.  nah saking sering kesitu akhirnnya bertemu dengan lia, dan nia 2 anak SMP,  mereka saat itu juga lagi sibuk belajar buat ujian nasional,   alhasil kami bertiga sering berkumpul mengerjakan dan belajar masing-masing, aku dengan skripsiku, mereka dengan latihan soal-soal UN.  mengapa aku memilih tempat masjid,? aku juga bingung, dari dulu sih, ketika aku galau, ada masalah, jenuh selalu pergi ke masjid,  curhat, cerita, ngadu ke Allah, hati terasa tenang dan setelah itu selalu ada kemudahan dan petunjuk dariNya. banyak sekali, subhanallah sekali. allah memang dekat, allahuakbar. tapi selama koass ini...