Langsung ke konten utama

Doa

hampir setiap hari, pagi dini hari atau malam sebelum tidur ibu selalu telpon, 
biasanya ini percakapannya 

ibu : ''mba, hari ini masak apa? adek piye, suruh bantuin lah, biar mba ga begitu capek''
aku: '' iya bu, masak ini....ini..bla..blaa.. blaa.., iyo buk kadang bantuin kadang yo males''
ibu : '' yo di kandani,
aku: '' siappp buk,''
ibu : '' bapak di mana? di rmh songgoriti, tapi sering ke ke tlekung kan, jenguk kalian?''
aku '' iya buk, klo sore k sini habis pulang kerja, tapi biasanya habis maghrib ato isya, balik k songgorti,''
ibu'' oalah, iyo,,, biarin bapak sak seneng e bapak wae yo, di jogo itu bapak, sebagai anak pertama'' 
aku :'' iya buk'' (sambil berfikir, trenyuh, kalau aku koass di jkt dan unair piye :(( )
ibu : ''koass e piye mba, kapan ke jkt?, berapa lama? terus ke unair kapan?''
aku :''doain aja buk, desember setelah itu k unair, bpk n adek tak tinggal buk hehe''
ibu : ''yo gpp mba, demi sekolahmu, ibu ki sakjane yo pingin nang malang, tapi yo piye meneh, ibu di sini banyak anak-anak yg membutuhkan''
aku '' yo wes, buk gpp,, santai aja,, yg penting doa''
dan seterusnyaaa,,,, panjang lebar, ibu biasa nyeritain anak-anak di sekolahnya, dan teman-temannya di sekolah, kabar dirumah, cerita tentang budhe, dan kucing-kucingnya
banyak lah pokoknya kalau udah ngobrol sama ibu.
dari A-Z

dan selalu, jika ingin mengakhiri telepon beliau selalu bilang ''mbak,pagar di gembok, motor di masukin, pintu di kunci, lampu yang ga penting di matiin, liat kompor, kran air, jendela-jendela di tutup yaaa''
dan aku pun selalu hanya menjawab '' oke buk'' hehe

kalau pagi sering telpon
ibu : '' mba udah bangun? ayo ndang blanja nanti, terus kalau ga sempet masak di taruh di kulkas dulu''
aku : ''sippp buk, beresss, tapii tapii uang nya manaa''
ibu : ''lhoo, ga dikasih bapak to?''
aku : dikasih sih buk, tapi kan kurang hahaha
ibu ''halah awakmu iki (kamu ini)''
aku : ''buk sholat tahajud yuk, doain aku donk hehe coba aku mau denger ibu doain apa untuk aku''
ibu : ''lho ibu tau maumu, ibu berdoa semoga cepet lulus, terus dapet jodoh yang baik, yg bisa bahagiakan kamu dan keluarga, mapan, ganteng wes pokok e sing apik-apik, terus kamu juga dapet kerja setelah lulus, tapi nikah disik yo nduk nek iso, terus di beri kelancaran rejeki, impian-impian mu semoga terwujud yoo aamiin''
aku '' lho iyo ta buk, wah kok podo buk,,,kita sama ternyata doa-doanya, hehe #alhamdulillah, aku juga tiap solat doain yg terbaik untuk ibu, sehat, lancar rejeki, dimudahkan selalu, terus kita jadi umroh bareng taun depan aamiin''
ibu :'' aamiin aamiiin mbaak,,,anak-anak ibu selalu tak doain, mbak, dek nana, dek rio, dan bapak''
aku : buk yuk sholat, habis subuh kita sambung lagi 
ibu '' oke mba''

dan begitulah rutinitasku jika telponan sama ibu, cerita tentang teman, impian masa depan, dan keseharian.
saya disini cuma ingin berbagi, bagilah, ceritakanlah semua tentang dirimu, tentang impian-impianmu, tentang keingian-keinganmu pada ibu, dan bapak, 
karena mereka akan membantu kita mewujudkan itu semua lewat doa-doa dari ibu dan bapak.
jika doa-doa itu digabungkan, maka ALLAH pasti akanmengabulkan. karena doa orangtua kepada anaknya atau anaknya kepada orangtuanya insyaallah selalu di ijabah. karena Ridho Allah tergantung kepada keridhaan orangtua dan murka allah bergantung kepada kemurkaan orangtua 
aamiin.

kalau bisa bagilah impian-impian mu juga pada teman-teman, sahabat, sapa pun itu. bisa jadi impianmu menjadi motivasi orang lain untuk meraih impiannya, serta kita banyak yang mendoakan. lebih banyak yang mendoakan, insyaaAllah lebih cepat dikabulkan. Aamiin.

dan ini menurut hadist : ''tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang-orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian, dan doa baik orangtua kepada anaknya'' (HR Ibnu Majah)


Mari kita menjadi anak sholeh dan sholehah
Mari ber ''Birrul Wallidain''
Salam hangat dari penulis untuk orangtua pembaca


Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...