sore tadi sepulang dari koass di kampus, aku iseng jalan-jalan keliling kampus, ke rektorat, gazebo UB, gedung widyaloka..
sehingga memori ku pun
kembali ke masa lalu, dimana aku dan kalian sering berkumpul di sini.
melingkar, berdiskusi masalah kampus, alias rapat.
aku kangen lowita, tya,
nurul, icha, putri, aisyi, feby, nita, hanifah, isti, bundo tika, yani (ini
yang cewek-cewek) dan teman-temen cowok yang lainnya,yang sering berdiskusi
terkait organisasi.
rindu masa-masa kita berdiskusi masalah kampus, masalah spp, maba dan
lain-lainnya.
rindu jarkoman dari tya,
rindu menunggu di depan
ruangan PR2
rindu melobby
orang-orang rektorat untuk diajak hearing
rindu jalan-jalan alias
studi banding (dulu ke IPB dan UI)
rindu gelak tawa,
terkadang juga ada yang marah karena beda pendapat satu dengan yang lain
rindu tempat bascamp
kita (lobby widyaloka, gazebo UB, depan rektorat)
rindu kalimat-kalimat
motivasi dari kalian
rindu makan bareng di
dekat UKM
rindu rapat sampai sore.
Aku rindu diskusi kita,
diskusi tentang ilmu psikologi, ilmu politik, ilmu kesehatan,
Karena kita mempunyai
background pendidikan berbeda., kita dari fakultas yang berbeda. ada anak
psikologi, hukum, administrasi bisnis, kedokteran, perawat, pertanian.
Aku merindukan
diskusi-diskusi itu,,, selalu sharing tentang masing-masing bidang yang kita
geluti.
Itu sangat membuka
wawasan kita. Menambah ilmu, semakin mendekatkan kepada sang penguasa ilmu
yaitu Allah.
rindu pesan-pesan saling mengingatkan satu sama yang lain
rindu pengertian kalian,
kalau aku, lowita, tika, nastiti, selalu ada praktikum (fak. eksak) jadi rapat
dimajukan atau di undur.
aku sangat-sangat
sangattt merindukan kalian sahabat sahabat seperjuangan.,
kita dipertemukan dalam
dekapan ukhuwah.dalam sebuah lingakaran dalam visi yang sama
Persahabatan kita
sungguh indah, amarah kita tak pernah lebih dari 1 jam, karena kita sadar, kita bertemu karenaMu, maka kita pun
berpisah karenaMu, jengkelnya kita tak pernah sampai membuat dendam, karena
kita saling mengerti, kita adalah
saudara seperjuangan, seburuk apapun sahabat kita, tetaplah mereka saudara.
Selalu mengingatkanku
menjadi perempuan yang perempuan banget, tapi tak pernah memaksaku, karena
kalian mengerti aku, apa adanya aku yang seperti ini
Penampilan layaknya
perempuan anggun, tapi terkadang sifat cowoknya selalu keluar.
Kalian tak pernah lelah
mengingatkan ku untuk selalu menjadi muslimah sejati, Dari kalian aku banyak
belajar, diskusi tentang masa depan, tentang anak-anak- tentang parenting.
Ya Robb…terimakasih Kau telah mempertemukanku dengan orang-orang HEBAT! Penjaga
ketaatanku, pengingatku ketika ku mulai melenceng, dan dari mereka, aku lebih
mendekatkan diri kepadaMu.
Semoga persahabatan ini akan terus terikat sampai maut memisahkan kita.
Aku mencintai kalian karena ALLAH….:)
malam berlalu tapi tak mampu kupejamkan mata dirundung rindu kepada mereka yang
wajahnya mengingatkanku akan surgawahai fajar terbitlah segera,agar sempat
kukatakan pada mereka” AKU MENCINTAI KALIAN KARENA ALLAH”
Dalam dekapan ukhuwah
inipula.. Aku belajar semuanya
Aku, kamu dan kita
semua, pernah merasa tak layak untuk
berjuang mengisi semua amanah ini.. Mungkin karena kurangnya ilmu,
kurangnya amal dan kurangnya iman di dalam diri.. Namun, karena dalam dekapan
ukhuwah telah menawarkan sejuta cinta yang menggetarkan untuk-Nya, maka
karena-Nya, kau dan aku akan terus bertahan, terus melalui jalan perjuangan,
dan terus berlelah-lelah untuk menggapai kemenangan.. Dalam dekapan ukhuwah
sahabat.. berharap semuanya juga mampu kita rasakan dan kita amalkan..
namun
sekarang walau ukhuwah tetap terjalin tetapi pertemuan pun jarang…
kita
sudah terpisah, menuju jalan kehidupannya masing-masing….
Ada
yang sudah menikah
Ada
yang melanjutkan S.2 di Belanda, Austria, Hongaria, dan eropa lainnya,
Ada
yang ikut suaminya yang studi di luar negeri (aku juga pingin ikut suami
sekolah)hehe
Ada
yang sudah bekerja
Ada
yanh pulang ke kampun halaman, mengabdi di kampung halam.
Ada
juga yang masih berkutat dengan skripsi
Ada
yang masih sama-sama koass seperti aku ini… masih terjerembab dalam kampus
Setiap pertemuan selalu ada perpisahan tapi dekapan ukhuwah selalu terasa hangat walau jauh di mata.
”Ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan, bukan pula pada manisnya ucapan dibibir, tetapi pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam doanya (Imam Ghazalli)
Semoga kita dipertemukan
kembali kelak di Jannah-Nya.. love and miss you all
---silvi merindukan
kalian wahai calon bidadari-bidadari surga ----
Batu, 13 September 2013
Komentar
Posting Komentar