Langsung ke konten utama

Jekardah

Jakarta.... ibukota Indonesia, berarti semua pusat ada di kota ini. penuh dengan hiruk pikuk orang bekerja...kota metropolitan, tak ada tidurnya. semua ada di ini, mau cari orang suku apapun dari sabang sampai merouke juga pasti ada di kota ini. 
nah beberapa minggu ini saya memang dapet jatah koass di kemang, tapi tinggal tetep di BSD. yah lumayan lah lama di jalan, tapi alhamdulillahnya selalu ada tebengan dari dokternya. jadi bisa nebeng gratis :)) #mahasiswa.
satu hari kami tak dapat tebengan karenya dokternya yang biasa kami tebengi ada rapat dengan PDHI, ya sudahlah... alhasil naik lah transportasi umum, 3 kali naik, dari rumah dianter teman sampai pasar modern, kemudian naek angkutan pasar modern-cilenggang, naik bis agra mas dari cilenggang-cilandak, lanjut naik kopaja dari cilandak-klinik. hah!!! yang biasanya di tempuh cuma 1 jam, ini harus 2,5 jam. engingeng... terlambat sudah, nyampek klinik jam 9.30. 
bailah..bukan itu yang akan saya ceritakan, 
tapi perjalanan selama di angkutan umum. 
mengamati di jalanan tol selalu macet...macet dan macet, jadi mikir, ini kenapa macet mulu sih, mesti ada sebab-akibat. 
menurut pengamatan saya sih, ini di jakarta banyak orang individualis, sok kaya, ga mau repot, yang bikin macet ya penduduk jakarta itu sendiri, ya jangan salahkan pemerintah lah. tapi yaaa tetep saja pemerintah juga ada salah. 
pengamatan saya selama perjalanan banyak mobil pribadi yang dinaiki cuma 1 orang saja, banyak banget....hampir 95%. nah. kalau di fikirkan, misalnya nih, satu mobil dibuat 5-6 orang yang bekerja ke arah yang sama kan jadi lebih sedikir yang pakai mobil, alias nebeng.com. ga usah gengsi ataupun apa...ya dari pada macet.
atau mungkin sebuah perusahan juga bisa berpartisipasi, misalnya memberi peraturan pada pekerjanya untuk naek transportasi umum atau nebeng teman kerja yang bawa mobil besar, jadi yang wajib bawa mobil ya bagian pemasaran atau bagian yang paling urgent. 
pemanfaat fasilitas umum,... fasilitas umum diperbaiki sebagus mungkin agar penumpang lebih nyaman. 
pemerintah juuga menstop pengadaan ''mobil murah'', ya percum tak bergun kalau mobil murah tetap masuk.. pasti banyak konsumen yang akan membeli.
ah lagi lagi politik dan kepentingan individu..

ayooolah jakarta... yang bisa merubah jakarta bukan peimpin atau pemerintahnya, tapi semua elemen masyarakat yang tinggal di jakarta. hilangkan keegoisan, individualis dan bangun kebersamaan saling berbagi di kota ini, jakarta bangkit,,, insyaallah indonesia juga akan bangkit,,,, :)


Komentar

  1. Salam kenal,

    Tulisan yang bagus, btw kalo mau nebeng boleh ikutan di mobil saya...

    @mhdmulyawan dari Jakarta, #BeriTebengan berangkat dari BSD ke Graha Elnusa, Cilandak jam 06:45 AM melewati rute

    Kencana Loka - Ruko Versailles (Cilenggang) - Masuk Toll JORR - Exit Toll Cilandak - Jeruk Purut - Kenanga - Graha Elnusa

    dengan syarat & ketentuan:

    Share Bensin Toll Rp10.000

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...