Tidak baik menyatakan bahkan memposisikan diri sebagai korban atas apa-apa yang menimpamu. Bukankah semua terjadi atas kehendak-Nya dan bukankah Dia Maha Penyayang?
Terima saja, suatu hari nanti kau akan berterimakasih dan bersyukur luar biasa bahwa semua ini diberikannya demi pendewasaan dirimu.
Semua menjadi keruh ketika kita sibuk menerka-nerka apa maksudnya dan berujung menyalahkan-Nya.
Light up your mind… Nikmati saja.
*sambil berdoa agar pangeran berkuda putih yang masih nyantol di lauh Mahfuz atau masih kesasar di jalan, segera datang dan bawaaaaa sayaa pergii dan berlariiii setelah akad nanti*
karena saat itulah surga ku beralih, taat pada mu, karena suami adalah pintu surga bagi istri, tempat terbaik istri ya selalu berada di sisi sang suami :) ''
Komentar
Posting Komentar