Assalamualaykum... semoga Allah selalu memberikan nikmat dan anugerahNya pada kita... aamiin
Dear, adek-adeku tersayang Rere dan Adinda
kembali kutulis ini untukmu, sekedar untuk menyemangatimu di masa-masa metamorfosismu. semoga membantu ya, sayang.
aku juga pernah mengalami masa-masa ini, masa-masa ketika aku harus berjuang menyelesaikan tugas akhir perkuliahan demi sebuah target yang ingin segera kuselesaikan. target yang menurutku cukup sederhana dengan proses realisasi yang begitu luar biasa, yaitu menjadi sarjana dan membuat ayah ibu bahagia. saat itu motivasiku adalah senyum ibu dan bapak dengan gelar yang akan aku peroleh.
Dear adekku yang manis dan tersayang
rere, tak bosan aku selalu mengingatkanmu, selalu mengingatkanmu, mungkin kamu bosan melihat tingkah ku, tapi aku tak akan pernah bosan mengingatkanmu sampai pada akhirnya kamu sadar.
aku hampir tak pernah meragukan kemampuanmu dibidang akademis. seperti yang pernah kukatakan sebelumnya, kau terlahir dengan IQ yang cemerlangnya luar biasa. kau jauh lebih pintar dariku, secara kamu kuliah di universitas yang bonafit dengan FKHnya, aku juga tau kalau kamu pintar, bukan aku yang bilang, tapi temenmu yang merupakan adik kelasku sendiri
saat itu entah awalnya bicara apa, yang ku ingat hanya : ''ya ampun mba, aku mah ga ada apa apanya sama rere, rere itu anaknya pinter''
tuh dek, maka dari itu, aku yakin kau mampu menyelesaikannya dengan sangat baik nantinya.
malas tak akan membuat mu maju, begitupun rasa takutmu,
aku tau, mungkin sekarang ini kata kata yang sensitif ditelingamu adalah kata ''skripsi''
tapi itu kenyataannya, kamu harus hadapi,
maafkan aku jika aku terlalu sering menanyakannya padamu,
BBMku ga kamu jawab pun juga gak apa-apa, mungkin kamu sedang sibuk,
tapi aku ingin, kamu bangun dek, bangun dari malasmu,
dan beberapa hari lalu aku dikagetkan bahwa kamu ternyata sudah diingatkan oleh dosen pembimbing skrispsimu, orangtuamu, teman-teman dekatmu, dan ternyata kamu masih tetap sama,
sungguh, hati ku sedih mengetahui hal itu, andai aku dan kamu dekat, sedekat aku sama dinda, pasti akan ku iringi dan ku bantu untuk menyelesaikan skripsimu, tapi kamu jauh di Bogor,
mbak disini cuma bisa mendoakan kamu dear,,,:)
Dear, aku percaya kamu bisa berjuang melawan rasa malas yang ada pada dirimu sendiri,
skripsi memang memerlukan niat, tekat dan perjuangan yang berat, karena itu adalah bagian dari ujian hidup, harus di jalani, harus ada yang rela kita korbankan, mengorbankan waktu untuk mengerjakan skrispi, mengorbakan jalan-jalan dll.
coba kamu ingat wajah orangtuamu, yang sedang dirumah mendambakan putri kesayangannya lulus dan mendapatkan gelar,
jauh dari rumah demi pendidikan, berapa waktu dan materi yang sudah dikeluarkan,
perhatian dan peringatan dari teman-temanmu yang selalu meningatkanmu ttg skrispi?
dan adek-adekmu, yang ingin melihat kakak tertuanya lulus dan di wisuda, kamu anak pertama, dan anak pertama adalah panutan bagi adek-adeknya.
akankah kamu rela untuk menunda-nunda lagi?
sadarlah dek,
taukah kamu banyak di luar sana yang akan masuk FKH tapi takdir berkehendaklain sehingga tidak masuk dan kamu sudah melewati itu
diluar sana banyak yang berjuang memperoleh izin penelitian dari dosen pembimbing, dan kamu sudah melakukan itu,
banyak yang di tolak judul berkali kali, bersyukurlah atas kemauan yang kamu punya, kamu sudah mendapatkan judul
banyak di luar sana yang semangat mengerjakan skripsi tetapi di timpa musibah dan mengharuskan dia untuk menunda skripsinya, seperti Adinda (adek tingkatku 2009)
dan yang sebenarnya punya niat tapi punya kendala-kendala yang kamu tak kuasa mengatasi, cobalah berbagi. Kita tidak pernah tahu, makhluk mana yang dikehendaki Alloh dapat menyelesaikan permasalahan kita. Barangkali justru bukan kita sendiri.
dan jika kamu belum niat, sedang berusaha membentuk niat, atau mungkin mencicil niat, masa’ kamu mau berhenti di sini? Teman-temanmu juga bukan tanpa kesulitan dengan skripsinya. Tapi mereka berani mengambil risiko dan menghadapinya.
Where there is a Will,
Jika ada kemauan, akan ada seribu jalan. Jika tidak ada kemauan, akan ada seribu alasan.
Absolutely, you have no reason to stop it now.
Seseorang yang bertanggungjawab akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menuntaskan sesuatu yang sudah pernah berani ia mulai.
Di hadapanNya, tidak ada yang sia-sia. :)
Dear adekku yang cantik dinda,
aku tau kamu terlambat mengerjakan skripsi karena permasalahan orangtuamu,
dan aku percaya kamu bisa menjalaninya, yang sabar, dan kuat ya Dear,
aku selalu ada untukmu, membantumu mencarikan jurnal, menemanimu begadang, kamu mengerjalan skripsi, sedangkan aku belajar untuk ujian koass,
dan aku banyak belajar darimu, belajar tentang ketabahan, kepasrahan, keikhlasan, kesabaran darimu,
kamu pun pernah bercerita,
bahwa papa dan mamamu tak pernah mennanyakan tentang skripsi
begitupula dengan saudaramu,
kau beranggapan mereka semua terlalu sibuk dengan permasalahannya masing-masing
kamu rela menunda skripsimu demi untuk menemani papamu yang sendirian di rumah,
kamu rela harus bolak-balik malang - sidoarjo,
aku lihat kegigihanmu menunggu dosen dan mengerjakan revisi skripsimu,
aku melihatnya dan Allah pasti melihat usahamu,
kamu tak lulus tepat waktu, tapi bukan kah itu bukan kemauanmu, dan semua sudah takdir,
jalani skenario Allah dengan ikhlas,
satu pesanku yang tak bosan kusampaikan padamu. cobalah untuk membuat prioritas dalam hidupmu. tak semua hal harus kau anggap penting. percayalah, tubuh dan kesehatanmu jauh lebih penting dari semua hal yang kau anggap penting. jangan abaikan itu, sayang.
lihatlah, seberapa kurus tubuhmu saat ini? kau tampak tak mengurus dirimu dengan baik. jaga kesehatanmu. tanpa tubuhmu yang sehat, semua hal yang kau anggap penting itu tak ada artinya.
dan pada akhirnya kemarin ketika janjian di kampus kamu peluk aku dan memberitauku bahwa kamu sudah akan sidang akhir skirpsi,
MasyaAllah dek dinda, aku ga bisa menutupi bahagia dan banggaku kepadamu, airmata bahagia tetiba deras mengalir dipelupuk mataku,
kerja kerasmu mungkin belum dilihat orangtua dan kakak-kakakmu, tapi aku dan Allah melihat usaha dan kegigihanmu, Proud of you Dear,
ada temanku yang bilang ''kamu terlalu baik sil, kayak ga ada kerjaan saja, mikirin orang lain yang ga mikirin kamu''
alasanku cuma satu, karena mereka adalah ladang amal bagiku,
Allah takdirkan mereka bertemu dan mengenalku, dan aku bertanggungjawab untuk membantu, bukankan saling membantu, mengingatkan dan mendoakan adalah hal yang baik, kita sebagai umat muslim saling mengingatkan dan saling mendoakan bukan?
dan kalian berdua mempunyai permasalahan yang berkebalikan, semoga segalanya dimudahkan yaaa... Aamiin.
ah, kurasa aku cukup bawel untuk hal ini. tapi percayalah, ini kulakukan karna rasa sayangku pada kalian semua :)
tetap semangat adik-adikku, selamat menikmati masa metamorfosismu yaa. meski aku tak berada di dekatmu, tapi aku akan selalu ada untukmu. hubungi aku kapan saja kau membutuhkanku. aku akan dengan senang hati membantu setiap kesulitanmu.
“skripsi itu mudah, asal ada kemauan untuk menyelesaikan. Aku yakin kalian pasti bisa selesaiin skripsi kalian dengan hasil yang memuaskan. Kalo aku bisa, gak ada alasan untuk kalian untuk tidak bisa”
walau kita bukan saudara sedarah, tapi sungguh aku sangat menyayangimu, tulus dari hatiku yang paling dalam aku ingin melihat kalian segera menyelesaikan tanggungjwab itu. aku selalu mendoakanmu dek, semoga Allah menghilangkan rasa malas dari jiwamu, semoga Allah mempermudah dan memperlancar segala urusanmu,
mungkin engkau tidak tau bahwa betapa sayangnya aku padamu, tak apa,
sungguh aku tulus menyayangi kalian, doaku selalu untuk kalian
dan mungkin kalian (rere dan dinda) tak membaca ini,
karena kalian pasti tak tau kalau aku punya blog,
biarlah tulisan ini menjadi saksi bisu sayangku untuk kalian adek-adekku yang cantik dan manis
salam hangat penuh cinta,
yang menyayangimu sampai kapanpun,
Komentar
Posting Komentar