Langsung ke konten utama

Pesan

akhir-akhir ini banyak sekali yang menikah, kayak maraton menikah gitu,
undangan numpuk, -___-
tapi disini yang ingin aku ceritakan bukan tentang orang yang menikah, tapi teman-teman sahabatku yang sedang galau mencari tambatan hati.
 dulu aku mengenal mereka tak seperti ini, hehehe
mereka teman diskusi, teman sekelas, teman jalan-jalan juga, sering ke rumah, teman organisasi di kampus juga. sepertinya dulu ga pernah galau dan jarang dekat dengan seorang wanita,
lah kok sekarang berubah... 
oh men,,, kawanku sayang,,, 
aku merindukan kalian seperti dulu, haha

jadi teringat quote-quote dari tere liye
'' jangan habiskan waktu memikirkan seseorang yang boleh jadi tidak pernah memikirkan kita''
'' banyak sekali orang yang jatuh cinta lantar sibuk dengan dunia barunya itu''

'' sibuk sekali sampai lupa keluarga sendiri, lupa teman dekat, lupa sahabt karib, padahal; siapalah orang yang tiba-tiba mengisi hidup kita itu''



tapi itu kan kehidupan kalian, kalian sudah pasti mengerti dan faham apa yang rasakan dan konsekuensinya, hehe
sudah mulai menjalani kehidupan masing-masing,
kemarin pernah ku tanya ke kalian berdua ''kalau memang mereka bukan jodoh kalian gimana?''
kalian punya jawaban yang sama '' ya gpp, jodoh yang ngatur Allah, kita hanya ikhtiar''
kita memang beda sudut pandang dalam berilhtiar pencarian jodoh :)
tapi apapun jalannya, doaku yang terbaik buat kalian,

kadang kalian juga sering mengingatkan ku untuk segera mencari,,, haha
carikan lahhh :D
kata kalian jleb banget deh
''kamu iku mbok ya buka hati to sil, jgn menutup trus''
'' jadi cewek iku jgn terlalu cuek, peka lah sedikit''
''boleh sibuk dengan kesibukanmu sekarang, tapi jangan lupa mencari pendamping, inget tuh kmu selalu bilang, bapak n ibu mu kan nyuruh cepet2 menikah''

terimakasih atas peringatannya ya teman-teman, kalian baik sekali :) sebagai bahan intropeksi untuk diriku.


salam hangat dariku untuk kalian

^__^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...