Langsung ke konten utama

beneran atau menguji

beberapa hari yang lalu bapak tanya, 
bapak : ''Sil, masih mau motor satria ngak?, motormu (jupiter mx) kok udah ga enak di pake.
aku : ''emang knapa pak?''
bapak : '' itu, motornya anaknya pak bambang yang satria mau di jual, masih bagus kok, tadi bapak liat n coba pakai''
**pak bambang itu teman kantornya bapak 
Aku : '' hmmm, piye ya pak''
bapak :''kalau iya ya tak bilang, kalau ndak mau ya udah, kan dulu kamu pingin banget Satria''
aku : '' iku kan dulu pak, sekarang udah bukan lagi prioritas, motor itu aja wes bagus kok, mending ga usah ae yo pak''
bapak : ''ohh yo udah kalau gitu, tumben kmu mikirnya gitu, bukan lagi sak senengmu dewe (kesukaanku sendiri), saiki wes rodo mikir''
aku : ''halah, bapak iki, mau nguji keputusanku, atau emang mau beliin to''
bapak: : '' yo, dua duane nduk''

kemarin malam, aku dan bapak sedang berdua di depan TV 
tiba-tiba bapak tanya padaku ketika itu aku lagi smsan sama teman
bapak : ''tab itu bagus kyke sil, kayak apa sih itu?''
aku : model hp biasa tapi lebih gede dan canggih pak 
bapak : ow iya, kamu ga pingin beli ta, kan murah, 3, 5 juta kyke udah dapet itu, 
aku : murah nurut bapak, mahal bagiku, ngak wes pak, kalau bapak mau belin ya gpp 
bapak : yo gpp, kalau kamu mau beli, buat internet kan gampang iku, kamu juga mau koas di jakarta kan? jadi kalau mau ngenet enak, kalau mau ngetik buat tulisanmu juga gampang to.
aku : hadeh, ngak wes pak, ada wifi di sana, masih bisa dimanfaatkan kok, kalau mau nulis, di laptop juga masih ada, masih belum butuh hp yang canggih, hp kayak gini sudah cukup hehe
bapak : kamu tumben kok mikirnya efisen banget nduk 
aku : aku udah ngerepotin bapak 23 tahun ini, belum bisa bales apa-apa, mending uang e bapak simpan, kalau adek adek butuh atau kebutuhan mendadak bisa di pakai, 
bapak : anak bapak wes gede, bukan seperti kemarin kemarin yang sakarepe dewe (sesuka hati) alhamdulillah semakin dewasa kamu nak, 
aku : hah... inget umurku pak 
bapak : beneran berarti ''ngak'' ini? ga nyesel? #bapak mencoba meyakinkanku 
aku : ndak pak, serius ndak, 

dan beberapa bulan yang lalu, 
bapak beli mobil baru jadi mobil di rumah ada 2,. baru beli beberapa bulan yang lalu, 
sebenrenya aku disuruh pakai yang mobil lama, yang escudo matic hitam, 
tapi akunya yang ga mau, 
bapak : '' ini kunci dan STNK escudo nya sil, kalau kamu atau adekmu mau pakai , pakai aja''
aku : ''walah pak, males pake mobil, ga bisa gerak cepat, secara aku sering berangkat mepet-mepet, kalau bawa mobil malah tambah lama, tambah telat..
bapak :'' adekmu ae kalau gitu :''
nana (adekku) : males pak, ga bisa cepat, enak pakai motor, 
bapak : anak-anak bapak iki aneh
aku dan adek hanya bisa diam dan tersenyum 

sebenernya aku dan adekku ga aneh sih, cuma mau mencoba hidup sesederhana mungkin, aku pribadi ga mau terkesan mewah dengan bawa mobil bawa hp canggih. hidup sederhana sesuai dengan kebutuhan kita. kalau merasa cukup dengan yang ada ya sudah, gitu aja,
simpel bukan? 
lagian ini aku masih tinggal sama bapak, sekarang diberi fasilitas cuma-cuma dan enak, mau apa aja gampang, 
tapi nanti, 
setelah menikah? atau kalau ada apa-apa (naudzubillahbindzalik)
dan mengharuskan aku hidup sederhana... nanti malah kaget, malah frustasi, dari yang ada apa-apa, apapun kalau mminta ada, dan sekarang rada-rada hidup efisien. 
nah itulah yang aku fikirkan, bukan saat ini tapi suatu saat nanti, 
aku tak menyalahkan bapak, bapak adalah bapak terbaik menurutku selama hidupku, beliau ingin menjadi yang terbaik untuk anak-anaknya, dengan memberi sesuatu untuk anak-anaknya mungkin suatu kebahagiaan tersendiri untuk bapak. 
aku hanya ingin melatih diriku dan adikku untuk hidup dengan penuh kesederhanaan, kesahajaan. karena Allah tak suka yang berlebih-lebihan, 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...