Alhamdulillah hari ini aku diijinkan Allah untuk mengambil hikmah dibalik setiap keadaan,
ceritanya lagi jalan bersama seorang sahabat, sewaktu berjalan di tepi trotoar kami melihat seorang kakek, beliau berjualan kacang rebus di trotoar tersebut, aku terus berjalan melewatinya, tapi entah apa yang terjadi kaki ini tiba-tiba berhenti melangkah, kemudian langsung menoleh balik ke belakang,
''kenapa berhenti sil? ayo kita beli kacang, aku tau apa yang membuatmu berhenti'' kata seorang sahabat,
''tapi aku ga ingin makan kacang, terus gimana?'' jawabku
''udah ayo beli aja, niatin ibadah, sedekah cari pahala.'' sahut sahabatku,
akhirnya pun aku dan sahabatku balik arah dan membeli kacang tersebut,
yang terfikir olehku ketika itu ''ya Allah, kakek ini sudah renta, tapi masih berusaha mencari nafkah yang halal, tidak mau meminta-minta, anaknya kemana? harusnya beliau di rumah beristirahat, tidak malah berjualan sampai malam, doaku untuk beliau, Ya rabb, kuatkan raga dan jiwa beliau, lindungi, berkahi, rahmatilah, turunkanlah rezkimu kepada beliau, bahagiakanlah kehidupannya didunia&akherat'' aamiin
semenjak saat itu setiap ada orang yang berjualan di jalan, dimanapun itu dan kelihatan orang tersebut memang sangat membutuhkan, aku selalu berfikir untuk membeli barang yang mereka jual, walau di rumah tidak tau untuk apa...beli saja, niatkan ibadah, niatkan bersedekah, mencari pahalanya. kata-kata dari sahabatku itulah yang selalu teringang dibenakku.
bayangkan saja misalnya ada bapak-bapak yang berjualan sapu/ ember atau jual apapun jenis barangnya, apakah sudah terjual banyak atau belum, betapa capeknya beliau kepanasan di bawah terik matahari, kepanasan keliling dengan berjalan kaki,
bayangkan anak-anak, istrinya di rumah menunggu rejeki yang di peroleh bapak penjual.
ya Allah,,,
dan tetiba aku teringat pesan ustad dalam kajian yang pernah aku ikuti
"Mudahkanlah urusan saudaramu, maka Allah akan memudahkan urusanmu''''Cintailah yang ada di Bumi, maka yang di 'Langit' akan mencintaimu."
Komentar
Posting Komentar