Langsung ke konten utama

Rumah Idaman

setelah seharian bikin laporan dan belajar buat ujian lusa, akhirnya aku dan fitri memutuskan untuk pergi ke serabi imut, di deket stasiun kota. niatnya cuma melepas penat gegara pusing ngerjain laporan koass dan susah cari referensinya, 
akhirnya sekitar jam 8 malam pun kami berdua berangkat. 
nyampek sana langsung pesen makan. sepulang di jalan aku bilang ke fitri, 
aku :'' pit nanti klo lewat jalan ijen pelan-pelan aja ya, aku mau liat rumah yang bagus-bagus''
fitri : ''oke sil''
dan kami pun melihat kanan kiri, dia bilang, ''kok bisa ya bikin rumah kayak gini, kerjanya apa yaa?''
ku bilang '' iyo ya, aku juga ga tau''
kemudian aku heboh teriak... pitt lihat itu deh rumahnya bagus, banyak kacanya, lampunya, gordenya, bagus..
fitri pun kaget denger teriakanku, dia bilang '' woohh keren, elegan sil''
''iyaaaa pit'' kataku. 

kemudian fitri ngajak ke istana dieng dan puncak tidar...
ke dua tempat itu merupakan rumah elit. 
langsung masuk ke gapura istana dieng, 
Ya Allah... rumah kayak istana, aku dan fitri pun heboh, behhhh norak banget deh, lihat rumah bagus-bagus, gede-gede, mewah, dan ada beberapa rumah yang seperti rumah idaman ku, 
lantai atas banyak kacanya, lantai 1 juga ada kaca yang lebar dan kebun yang asri, oh my God...Allah, 
di depan rumah itu pun aku berdoa, semoga aku mempunyai rumah seperti ini, 
dan saking asiknya kita melihat rumah mewah dan keren-keren, kami berdua kesasar,
ya sudah lah kesasar, muter-muter dan alhamdulillahnya, ada orang naik motor, kami ngikuti orang itu, dan akhirnya dapet jalan keluar hehe..
sesampainya rumah, kami pun bercerita tentang rumah impian kami,,,

si fitri jelasin semua dan detail, dia ingin rumahnya ada kolam renangnya. asri dan besar. 
aku pun juga begitu, aku ingin rumah kaca, lantai atas ga pakai genting tapi pakai kaca, biar bisa lihat langsung bintang tanpa harus naik genting.ga harus besar, minimalis juga gpp.. akhirnya kami saling mendoakan....

ya rabb, ijinkan kami memiliki rumah impian kami, 
berikan kemudahan dan jalan untuk memiliki rumah impian ini ya rabb 
aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...