Langsung ke konten utama

Lentera jiwa #part2

Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah...
Segala puji hanya untuk Allah, 
terimakasih Allah engkau menempatkanku disini, di tempat ini, bertemu dengan orang-orang yang luar biasa bagiku, 
dulu datang pertamakali menginjakan kaki di sini dengan penuh kebingungan, kebimbangan, tapi sekarang aku baru menyadari bahwa rencanaMu memang indah, Allah aku mencintaiMu, sungguh berterimakasih padaMu,,,
Subhanallah, Subhanallah Subhanallah, tak ada kata yang indah di bibir ini selain menyebut namaMu, 
Lentera Jiwaku, aku telah menemukanmu disini,
penemuan dengan proses, usaha yang panjang dan jatuh bangun untuk menemukannya, 
iya, sekarang aku disini, bertemu mereka, bersama mereka, pemuda-pemuda yang tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi memikirkan orang lain, bermanfaat untuk orang lain, mempunyai passion masing-masing, mempunyai ide-ide yang kreatif dan inovatif. 
 bahagia bersyukur bisa berdiskusi dengan mereka, hal itulah yang membuat motivasiku semakin besar untuk selalu berjalan di atas passion. 

bisa mengenal mba ummu, beliau inisiator YOT Malang, 
lowita, vebby, vanny, mas gamal, shanda, mereka yang tergabung di indonesia medika, yang bergerak dibidang kesehatan,
temen-temen FLP (Forum Lingkar Pena) yang bergerak dibidang kepenulisan. 
dulu aku dan temenku menjadi inisiator penggerak Penyala Malang yang bergerak dibidang pendidikan, tetapi sekarang sudah dilanjutkan oleh palupi.
temen-temen EH (earth hours) yang bergerak dibidang lingkungan, 
dan teman-teman lainnya yang luar biasa, 

Subhanallah, aku bisa berdiskusi, berteman dengan pemuda-pemuda yang inovatif dan produktif, mereka yang dulu (3 tahun lalu) membuka mataku untuk tidak hanya tinggal diam melihat keadaan sekitar, dan pada akhirnya aku membentuk sebuah komunitas kecil di bidang sosial, berbagi dengan anak-anak panti, anak-anak jalanan, anak-anak berkebutuhan khusus, dan inilah passionku, merekalah yang selalu mendukungku, membantuku menjalankan ini semua, dan aku senang di sibukkan dengan ini semua, diberi waktu untuk memproduktifkan diri, tak menyia-nyiakan waktu yang ada, capek? iya tapi jika apa yang kita erbuat bisa membantu dan menghsilkan sesuatu itu adalah kebahagiaan sendiri :D
terimakasih temen-temenku komunitas pelangi, 
tebarkan benih kebaikan karena benih-benih itu akan nampak pada suatu masa.

selagi masih muda produktifkan diri untuk masa depan, karena masa-masa muda ini lah masa produktif bagi kita meraih impian,

semangat untuk kita semua, jadilah pemuda yang bermanfaat, mempunyai passion, dan berusahalah meraihnya,
karena Allah akan memeluk mimpi-mimpi kita,
eits tapi jangan lupa usaha dan ikhtiarnya ya... 
kita ga bisa meraih sesuatu dengan mudah tanpa usaha. 

Semangat.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...