Langsung ke konten utama

koass #part 2

koasistensi, pendidikan profesi yang dilakukan oleh anak-anak kedokteran, kedokteran hewan dan kedokteran gigi. dan saya adalah salah satu mahasiswa kedokteran hewan yang sedang menempuh pendidikan profesi dokter hewan. 

Ya Tuhan, mahasiswa koass, mbak koass, sebuatan yang sering saya dengar di kampus, ada enaknya ada ga enaknya, menjalani koass sih enak-enak aja, seru, lebih ke praktek, tapi ga seru nya itu ya pas ujian dan ngerjain laporan, ngerjain tugas-tugas. 
andai koass ga ada tugas, ga ada laporan, ga ada ujian,,, whaaa udah deh aku betah koass,...

ya itulah koass, bersama teman-teman kelompok, berpusing-pusing ria, bersenang-senang ria, 
bersyukurnya saya, satu kelompok sama anak-anak yang ga terlalu rajin dan kutubuku, tapi juga ga terlalu malas. kebersamaan dengan merekalah yang membuat suasana koass terasa indah, 
kalau lagi stress, ada aja tingkah mereka (Roosy, Fitri, Weni, Devi, Yunan, Nealvin, Diki) yang bikin ketawa. 
hmm.. apalagi kalau pas ujian lisan. jeduar,,, banyak keliatan bego nya dan nyesel, selama 4 tahun ngapain ajaaa yaa....di tanya ini itu ,, jawabanya sana sini...
kadang ada kata-kata dari dosen
''masa udah koass di tanya gini aja ga tau''
''kemana aja waktu kuliah''
''belajar lagi ya, buka buku ya''
dan sederet pernyataan-pernyataan lainnya. 
yah namanya juga koass, harus lebih banyak belajar lagi. 
tapi yang namanya mahasiswa virus malas selalu datang.. Oh My God. hilangkan virus ini dari tubuh kami..
kami berlindung padaMU dari setan-setan terkutuk ya rabb.. aamiin

Ternyata jadi koass itu sulit juga yaa hehe, tapi pasti bisa. Karena seorang pemenang itu selalu berkata “Itu SULIT, tapi BISA kita lakukan” bukan seperti seorang pecundang yang berkata “Hal itu BISA dilakukan, tapi SULIT”. Walaupun awalnya saya menyimpan sedikit rasa khawatir saat nantinya akan menjalani dunia koass, tapi bagaimana pun fase-fase itu harus dijalani. Intinya yakinlah bahwa fase berat itu akan menjadi sarana upgrading diri untuk memantaskan diri menjadi seorang dokter hewan yang baik. Luruskan niat, karena dengan niat yang benar dan lurus, semua kesulitan akan terasa hikmahnya.
semangat, berjuang, ga boleh malas-malasan. ayoo ayoo semangat *memotivasi diri.

#nulis gini aja cepet kelar, tapi kalau suruh nulis laporan... buset dah lamanya minta ampun.... 

:))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duniaku

Tak tau mengapa aku senang bersama anak-anak, kalo bersama mereka rasanya hati senang, bercanda tawa bersama mereka, tapi kadang juga jengkel ngadepin anak-anak yang susah diatur, tenggorokan rasanya kering. Nah di rumah kebetulan aku membuka tempat belajar buat anak-anak yang mau belajar, saat pertama buka yang mau duluan adalah 3 bersaudara bila, yepta, dan tasya, kemudian bertambah rico, doni, dan afre, setelah beberapa hari kemudian, bertambah fandi, diva, ananta, dan rasya, mereka semua mempunyai latarbelakang pendidikan dan keluarga, dan karakter belajar yang berbeda-beda. Tapi yang menyamakan mereka adalah sama-sama bersemangat untuk belajar Bila, yepta, dan tasya adalah 3 bersaudara yang tinggal di dpn rumahku, mereka hanya tinggal bertiga di rumahnya, karena ayahnya bekerja di Surabaya, dan ibunya pergi entah kemana setelah meninggalkan hutang yang begitu banyak. Bila berumur 10 tahun dan duduk di banggu kelas 4 SD, yepta berumur 7 tahun dan kelas 1 SD sedangkan kakak...

Mengapa memilih Turki?

Turki, adalah salah satu negara impian yang ingin saya kunjungi selain Saudi Arabia (Mekkah, madinah). Nah, ini saya coba utarakan alasan mengapa saya sangat suka dengan negara ini,  banyak orang bertanya... ''lho kok Turki? apa yang menarik dari Turki?'' ''kenapa mesti turki? kok ga australia, eropa?'' sejak masih SMA saya memang sudah suka dengan negara satu ini, awalnya tertarik karena melihat acara travelling yang kebetulan berada di Turki, kemudian membaca novel Kang Abik (Habiburrahman El-Shirazy), betapa indahnya beliau mendeskripsikan tentang Timur Tengah, seakan-akan aku sedang berada di sana, menjelajahi setiap sudut yang ia ceritakan. saya tidak tau Turki, yang saya tau Konstantinopel, saya jatuh cinta pada kota ini… bukan pada Turki (saat itu). Setelah tau ternyata Konstantinopel berganti nama jadi Istanbul dan itu terletak di Turki, saya jadi makin suka Turki. Entah kenapa, pokoknya suka Turki titik. Hanya itu… tidak lebih. Al...

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...