Langsung ke konten utama

Dear

Dear teman-temanku yang lagi galau, 
hidup ini cuma sekali, harus berarti, rugi kalau di buat sedih :)

Dear temanku,
sedih dan senang itu ibarat siang dan malam, janganlah terlalu larut dalam kesedihanmu 
bangkitlah, kuatkanlah hatimu...

dear temanku,
kalau mau menangis, ya menangislah tapi saat ini saja, 
jangan habiskan airmatamu untuk menangisi yang tlah lalu, dan yang tak membawamu ke kebaikan. 

dear temanku, 
Allah memberikan ujian sesuai kapasitas hambaNya
kamu pasti bisa melaluinya, yang membuatmu lemah hanya fikiranmulah, 
fikirkan masa depan, 

dear temanku, 
bersyukurlah engkau diberi ujian olehNya, itu tandanya Allah sayang padamu, 
Allah hanya menguji kekuatanmu, keimananmu, 
ayo hadapilah... bangkit... buat Allah tersenyum padamu dengan semangatmu

dear temanku, 
ambillah hikmah dari kejdian kemarin, percayalah skenario Allah itu indah 

dear temanku, 
dekati Allah, dekati sedekat-dekatNya,
maka kesedihanmu akan di ganti dengan ketenangan dan kebahagiaan 

dear temanku, 
tonggakkan dagumu, tataplah kedepan,
hari kemarin hanyalah masa lalu, dan masa lalu itulah sebagai pelajaran, 
belajarlah dari masa lalu mu, 
lalu berjalanlah ke depan, 

dear temanku, 
berjalanlah kedepan, jangan mundur kebelakang 

dear temanku, 
hadapilah fase-fase kehidupanmu, karena itulah yang akan membuatmu dewasa. 
karena setiap permasalahan yang kita hadapi sebagai proses pendewasaan diri.

dear temanku, 
La Takhaf Wa La Tahzan. Innallaha Ma'ana
janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih, Allah bersama kita.

dear temanku, 
bercerminlah, lalu lihatlah yang ada di cermin itu, dia punya hak untuk bahagia, 
berhijrahlah wahai temanku... jangan kau larutkan hidupmu dalam nestapa. 

kamu pasti bisa, karena kamu tak sendiri, 
bersemangatlah, berceritalah kepadaNya di sepertiga malamNya, 
Allah menyiapkan waktu untuk berkonsultasi, datangi Dia di sepertiga malam, 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

check up

lagi-lagi dan lagi, agenda tahunan, hmmm ini bukan agenda rapat LPJ tahunan organisasi ya, tapi ini agenda tahunan aku periksa / check up ke dokter kandungan alias obgyn, selain ke dokter mata dan dokter gigi.  *tutup mata *tutup telinga  tutup mata karena memang harus ngeluarin duit banyak dan tutup telinga, karena aku selalu paranoid terus sebelum check up.  lanjut cerita yuk, memang sudah hampir 4 atau 5 tahun ini saya selalu check up ke dokter kandungan,  berawal dari saya tida kedatangan ''tamubulanan'' selama 2 bulan, biasanya teratur, kok ini ga teratur yaa...*mikir dalam benakku, mesti ada-apa. oia, saya biasa periksa ke dr. Siti candra, dulunya tempat prakteknya kecil, tapi sekarang sudah gede, sudah berdiri rumah sakit yang dinamain, RSIA Galeri Candra. yang ngasih info ya mba hida. dulu, awal kesana ditanya anamnesa, kemudian di periksa USG, ternyata ga ada apa-apa, legaaaaaa rasanyaaa.... pikirku, ga di kasih ...

Hijab Ku *_*

Bismillah Jilbab yang pertama kali saya kenakan yaitu disaat selesai menempuh pendidikan di bangku SMA, tepatnya setelah pengumuman kelulusan. Di awal memakai jilbab, saya tidak memiliki motivasi apapun, hanya ingin memakai saja. Ketika itu pula tidak berfikir bahwa jilbab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah. Sebagian orang berfikir matang-matang sebelum memakai jilbab, bahkan banyak pula yang mengatakan akan berjilbab hati dulu sebelum berjilbab sebenarnya. Sejujurnya kurang setuju dengan pendapat tersebut, secara rasional bagaimana caranya berjilbab hati, kalau berjilbab tubuh jelas bisa dengan pakaian hijab. Namun apapun pendapat orang harus kita hargai. ^_^ Sebenarnya latar belakang keluarga saya bukan dari keluarga islam murni, keluarga besar ibu menganut agama nasrani dan keluarga ayah menganut agama islam, setelah lulus SD hijrah ke kota malang dan hidup bersama ayah, dari sinilah kehidupan baru dimulai, dengan dimulai belajar agama islam sedikit demi sedik...

Bogor

sudah ketiga kalinya aku menginjakan di bumi Bogor, tapi baru kali ini merasa menikmati kota ini. kota yang nyaman penuh kedamaian, memberikan kesan. orangnya baik dan ramah, hawanya panas ga panas,  masih asri, belum banyak terkontaminasi.. ah jadi pingin punya rumah di sini dan tinggal di Bogor :)) apalagi jauh dari malang, bogor jadi pengganti kerinduanku tentang malang. terimakasih Bogor... besok-besok ke Bogor lagi lah kalau lagi kangen malang. aamiin,,, di jakarta jenuh...